Friderica Widyasari Dewi terpilih menjadi Ketua Umum Kafegama Periode 2024-2027. Foto: Instagram @fridericawidyasari
JAKARTA, (ERAKINI) - Friderica Widyasari Dewi baru saja terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM (Kafegama) untuk periode 2024-2027. Friderica menggantikan posisi ketua umum Kafegama sebelumnya yang dijabat Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
Bagi generasi tahun 1990-an, sosok Friderica Widyasari Dewi atau lebih dikenal sebagai Kiki Widyasari, sudah tidak asing lagi. Kiki Widyasari sangat populer ketika membintangi sinetron laga Angling Dharma. Di sinetron itu Kiki Widyasari berperan sebagai sosok Dewi Setyawati, yang menjalani prosesi pati obong atau bakar diri karena tuduhan dari sang suami.
Setelah lama menghilang dari layar kaca, Kiki Widyasari ternyata menjalani profesi baru sebagai pebisnis. Ia bukan hanya sukses menjalani profesi barunya itu, tetapi juga berhasil menduduki sejumlah jabatan strategis.
Wanita kelahiran 28 November 1975 saat ini menjabat anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2022-2027. Di OJK, ia memegang poisisi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen. Ia terpilih menjadi DK OJK setelah melalui uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI.
Sebelum terjun ke dunia keuangan, Kiki Widyasari pernah membintangi beberapa sinetron populer, antara lain Bulan Masih Perawan, Panji, Doaku Harapanku, dan puncaknya saat membintangi senetron laga Angling Darma.
Karier aktingnya di dunia hiburan memang memberikan kontribusi besar pada popularitasnya saat itu. Namun, setelah masa keemasan di dunia hiburan ia memutuskan menekuni karier yang berbeda ke dunia keuangan.
Kiki Widyasari merupakan lulusan sarjana ekonomi (S1) dari Universitas Gajah Mada (UGM) pada 2001. Kemudian, ia melanjutkan studi S2 di bidang keuangan (Master of Business Administration) di California State University, Fresno, Amerika Serikat pada 2004. Pada 2019, Kiki Widyasari meraih gelar doktor dari UGM dengan predikat cumlaude.
Setelah menyelesaikan pendidikan S2, Kiki Widyasari memutuskan kembali ke Indonesia dan menjadi dosen tamu di berbagai kampus. Pada tahun 2008, Kiki Widyasari pun bergabung sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan Republik Indonesia.
Selama 10 tahun berikutnya, Kiki Widyasari menjalani karier di Bursa Efek Indonesia (BEI), mulai dari tahun 2006 hingga 2015, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan.
Pada tahun 2007-2009, ia menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan di BEI. Pada 2009, Kiki Widyasari diangkat sebagai Direktur Pengembangan di BEI, sebelum kemudian menjabat sebagai Direktur di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada tahun 2015.
Antara tahun 2016 dan 2019, ia menjabat sebagai Direktur Utama di KSEI. Setelah itu, dari tahun 2020 hingga 2022, Kiki Widyasari menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas. Pada tahun 2019, ia juga memperoleh sertifikat sebagai Wakil Penjamin Emisi dan Wakil Manajer Investasi yang dikeluarkan oleh OJK.
Setelah menjani peran sebagai Direktur Pengembangan di BEI hingga kemudian menjabat sebagai Direktur Utama di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Kiki Widyasari mencalonkan diri menjadi DK OJK, hingga akhirnya terpilih untuk periode 2022 -2027.
Perjalanan hidupnya yang mengalami transisi dari dunia hiburan ke dunia keuangan memang menarik. Ini menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi perubahan, serta kemampuannya untuk mengejar ambisi baru di bidang yang berbeda.
Kiki Widyasari menjadi contoh nyata seorang profesional yang berhasil menggabungkan keberhasilan dalam dunia bisnis dan akademis, dengan kiprahnya dalam industri hiburan. Dengan pengalaman dan keahliannya yang luas, ia terus berperan penting dalam memajukan sektor keuangan Indonesia.
Kini Kiki Widyasari bersiap menjalankan tugas baru bagi almamaternya. Ia baru saja terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Kafegama periode 2024-2027. Ia terplih pada Musyawarah Nasional (Munas) IV Kafegama yang dilaksanakan 4 Mei 2024 lalu Auditorium Gedung Pusat Pembelajaran FEB UGM. Kiki Widyasari menggantikan posisi Perry Warjiyo.
Kiki Widyasari menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan para alumni FEB kepada dirinya. Ia menyadari bahwa ikatan alumni UGM merupakan komitmen yang perlu dijaga sampai kapanpun. Selama lima tahun ke depan, ia berharap dapat terus memperkuat jaringan alumni dan menyalurkan kontribusi untuk kemajuan almamater.