Airlangga saat pertemuan bilateral dengan Deputi Pertama Perdana Menteri Federasi Rusia Denis Manturov sebagai bagian dari Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-13 RI–Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik. Foto: Kemenko Perekonomian
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Federasi Rusia merupakan mitra strategis penting bagi Indonesia. Untuk itu, di tengah dinamika geopolitik global kedua negara berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi secara berkelanjutan.
"Indonesia memiliki 25 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Kami mendorong Rusia untuk dapat berinvestasi di KEK tersebut guna mendukung pembangunan wilayah, peningkatan daya saing, dan penciptaan lapangan kerja baru," ujar Airlangga dikutip dari keterangan resmi Kemenko Perekonomian, Rabu (16/4/2025).
Hal itu disampaikan Airlangga saat pertemuan bilateral dengan Deputi Pertama Perdana Menteri Federasi Rusia Denis Manturov sebagai bagian dari Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-13 RI–Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik.
Pertemuan bilateral itu membahas sejumlah agenda penting kerja sama ekonomi antara kedua negara, meliputi sektor pertanian, peternakan, sertifikasi halal, energi baru dan terbarukan, serta pengembangan investasi bersama.
Dalam pertemuan itu Airlangga menyampaikan komitmen Indonesia untuk mempercepat penyelesaian Perundingan Indonesia–EAEU Free Trade Agreement (FTA). Indonesia optimistis negosiasi FTA dengan Eurasian Economic Union (EAEU) yang terdiri dari Rusia, Belarus, Kazakhstan, Armenia, dan Kyrgyzstan, bisa rampung tahun ini, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami meminta dukungan dari Rusia untuk mendorong keempat negara anggota EAEU lainnya menyelesaikan proses internal mereka, agar perjanjian ini bisa segera disepakati,” ucapnya.
Tahun ini, Indonesia dan Rusia merayakan 75 tahun hubungan diplomatik, yang telah terjalin melalui kerja sama di berbagai bidang seperti pendidikan, budaya, ekonomi, dan politik. Rangkaian acara untuk memperingati momen ini telah dimulai sejak 14 April 2025, termasuk forum bisnis, pertemuan antarpejabat tinggi, dan konser budaya.
Sebelum pertemuan bilateral, Airlangga turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat menerima kunjungan resmi Deputi Pertama Perdana Menteri Denis Manturov di Istana Merdeka, Selasa (15/4).
Manturov menyampaikan undangan resmi kepada Presiden Prabowo untuk menghadiri parade nasional Rusia dan St Petersburg International Economic Forum (SPIEF), sebuah forum strategis ekonomi yang akan menjadi ajang penandatanganan nota kesepahaman antarnegara.
Topik pembahasan lain dalam pertemuan tersebut mencakup rencana pengembangan rute penerbangan langsung dari Moskow ke Indonesia serta penguatan sistem pembayaran digital yang dapat memudahkan wisatawan Rusia selama berkunjung ke Indonesia.
Airlangga berharap, pada saat kunjungan Presiden Prabowo ke SPIEF mendatang, seluruh pembahasan dalam FTA Indonesia–EAEU telah rampung, sehingga dapat segera ditindaklanjuti dengan implementasi konkret.