Meta sedang mempersiapan proyek prestisius di bidang Artificial Intelligenc AI. Zuckerberg telah merengrut pemuda ajab, Alexandr Wang, untuk bos proyek besar itu. Foto: Getty Images/Forbes
Pada Kamis lalu, Scale AI mengumumkan bahwa Meta akan mengakuisisi 49 persen saham perusahaan tersebut dengan nilai USD14,3 miliar atau sekitar Rp233 triliun. Ini sebuah langkah besar untuk mendukung proyek AI Meta yang terus berkembang.
Namun, kesepakatan ini bukan sekadar suntikan dana besar dan kemitraan. Menurut laporan Forbes, Meta berencana membayar Scale setidaknya hingga USD450 juta per tahun selama lima tahun ke depan untuk produk-produk AI-nya.
Alexandr Wang, salah satu pendiri dan CEO Scale akan bergabung untuk memimpin laboratorium AI Meta. Miliarder termuda di dunia itu akan memimpin upaya pengembangan superintelligence, yakni sistem AI yang mampu melampaui kemampuan manusia.
Lantas siapa Alexandr Wang? Dikutip dari The Week, Wang merupakan miliarder termuda di dunia yang membentuk masa depan AI.
Ia adalah salah satu pendiri sekaligus CEO perusahaan kecerdasan buatan, Scale AI. Pada tahun 2022 saat usianya baru 25 tahun, Wang dinobatkan sebagai miliarder termuda di dunia.
Perusahaannya yang berbasis di San Francisco menyediakan tenaga kerja dan perangkat lunak untuk tugas-tugas teknologi seperti pelabelan data untuk melatih AI dalam model bahasa besar (LLM) seperti ChatGPT.
Kini, Wang berhasil melipatgandakan kekayaannya menjadi sekitar USD2 miliar, menurut Forbes. Hal ini ia capai meski sempat keluar dari daftar miliarder pada 2023 setelah valuasi perusahaannya merosot tajam.
Namun, berkat suntikan investasi besar baru-baru ini, Scale AI kini bernilai hampir USD14 miliar, dan Wang memiliki sekitar 14% saham di dalamnya.
Menurut Mashable, latar belakang keluarga Wang yang sangat mendukung memberinya pondasi kuat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ia lahir di New Mexico dari orang tua imigran China yang sama-sama bekerja sebagai fisikawan untuk proyek-proyek Angkatan Udara dan militer AS. Wang disebut memiliki kecerdasan luar biasa yang diwariskan dari orang tuanya.
Sejak kecil, ia dikenal sebagai jenius matematika dan senang mengikuti kompetisi pemrograman, menurut ZeeBiz. Wang hanya menghabiskan satu tahun di MIT untuk belajar matematika dan ilmu komputer sebelum berkolaborasi dengan Lucy Guo, seorang dropout lainnya, untuk mendirikan Scale pada 2016.
Setelah beberapa putaran investasi, pada 2021 valuasi perusahaan melampaui USD7 miliar. Hanya dibutuhakn lima tahun bagi Wang untuk menjadi miliarder mandiri termuda di dunia.