Soal Wacana Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat, INDEF: Wajar, Eranya Konsolidasi
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Wacana Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah mengakuisisi PT Bank Muamalat Indonesia Tbk direspons positif oleh ekonomi. Proses merger antara BTN Syariah dan Bank Muamalat tersebut diyakini dapat mengakselerasi pertumbuhan industri perbankan syariah di Indonesia.
Komisaris Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani mengatakan, industri syariah berjalan sangat lambat. Karena itu, tidak mudah untuk tiap entitas bertumbuh sendiri. Dia menyebut saat ini eranya konsolidasi.
















