Salah satunya, kenaikan harga terjadi di Pasar Induk Tanjungpandan, Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Di pasar tersebut mencapai Rp170 ribu per kilogram atau mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp160 ribu per kilogram.
"Kenaikan harga daging yang mencapai Rp170 ribu per kilogram karena tingginya permintaan masyarakat untuk kebutuhan perayaan lebaran," kata Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja Belitung, Hamzah di Tanjungpandan, dikutip dari Antara, Senin (8/4/2024).
Ia mengatakan kenaikan hargadaging sapi terjadi setiap tahun atau setiap menjelang perayaan lebaran. Sapi yang dipotong berasal dari sapi lokal dan sapi yang didatangkan dari luar Pulau Belitung.
"Jika stok sapi lokal tidak mencukupi, biasanya pedagang mendatangkan sapi dari luar Pulau Belitung," kata dia.
Ia mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan di lapangan untuk memantau ketersediaan stok kebutuhan bahan pangan pokok termasuk memantau harga jual di pasar supaya tidak dimanfaatkan oleh pedagang untuk menaikkan harga sesuka sendiri.
"Saya minta seluruh pedagang supaya jangan memanfaatkan momentum menjelang lebaran dimanfaatkan menaikkan harga kebutuhan pokok dengan sesuka sendiri," jelasnya.
Lalu, di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) hargadaging sapi juga mengalami kenaikan hingga menjadi Rp130 ribu per kilogram pada H-2 Lebaran 2024 dari sebelumnya Rp125 ribu/kg.
"Berbagai komoditas yang mengalami kenaikan harga pada H-2 Lebaran 2024 di Pasar Ranggulalo Biromaru yakni minyak curah, daging sapi, daging ayam ras, ayam kampung, cabai merah keriting, cabai rawit hijau, bawang merah dan tomat," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sigi Agus Munandar di Sigi, Senin (8/4/2024).
Kenaikan delapan komoditas itu termasuk daging sapi, kata dia, karena permintaan yang naik dan adanya kenaikan harga di tingkat pengecer dan pengepul.
"Hargadaging sapi memang naik kalau menjelang Idul Fitri, hampir sama dengan awal Ramadhan kemarin juga mengalami kenaikan tapi saat mendekati lebaran kenaikan hargadaging sapi mencapai Rp128 ribu sampai Rp130 ribu per kg," ucapnya.
Kenaikan hargadaging sapi juga terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat pada H-2 Idul Fitri 1445 Hijriah/Lebaran 2024, yaitu mencapai Rp140.000 per kilogram.
Di Pasar Dasan Agung dan ACC Ampenan di Mataram, kenaikan hargadaging sapi mencapai Rp140.000 per kilogram mulai hari ini atau H-2 Lebaran 2024.
Harga tersebut naik dibandingkan hari-hari sebelumnya yang sebesar Rp125.000 per kilogram. "Kenaikan hargadaging sapi hari ini, karena permintaan meningkat menjelang Lebaran. Kondisi ini terjadi setiap tahun," kata Baiah salah satu pedagang daging.
Kendati hargadaging sapinaik signifikan, namun masyarakat tetap antusias membeli daging sapi sebagai salah satu menu utama saat lebaran nanti.
Halimah (43) salah satu pembeli daging sapi mengatakan, dirinya tidak masalah harus antre lama untuk dapat membeli daging dan meskipun harganaik signifikan.