Wahyudi Anas resmi menjabat sebagai Kepala BPH Migas setelah dilantik oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Senin (10/11/2025). Foto: Kementerian ESDM
JAKARTA, (ERAKINI) – Wahyudi Anas resmi menjabat sebagai Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) setelah dilantik oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama delapan anggota komite lainnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Menurut Bahlil, selain bertugas mengendalikan subsidi bahan bakar minyak (BBM), BPH Migas juga berperan penting dalam meningkatkan pemanfaatan gas bumi melalui jaringan pipa bagi masyarakat dan dunia usaha.
“Tujuan kami adalah bagaimana membangun tim yang baik, terutama dalam pengelolaan, karena yang mengendalikan subsidi BBM adalah BPH Migas,” ujar Bahlil usai melantik anggota Komite BPH Migas.
Sebelumnya, Komisi VII DPR RI menyetujui penetapan Wahyudi Anas sebagai Kepala BPH Migas periode 2025–2029, menggantikan Erika Retnowati, dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada 8 September 2025.
Adapun Erika Retnowati kini terpilih kembali sebagai anggota Komite BPH Migas periode 2025–2029, bersama tujuh anggota lainnya, yakni Arief Wardono, Bambang Hermanto, Baskara Agung Wibawa, Eman Salman Arief, Fathul Nugroho, Harya Adityawarman, dan Hasby Anshory.
Mengutip laman resmi BPH Migas, Wahyudi Anas sebelumnya menjabat sebagai Anggota Komite BPH Migas periode 2021–2025.
Pria kelahiran Klaten, 14 Maret 1966 ini, meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Sunan Giri, Surabaya. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan D1, D2, dan D3 Teknologi Gas di Sekolah Tinggi Energi dan Mineral Cepu.
Sebelum bergabung dengan BPH Migas, Wahyudi meniti karier selama 35 tahun di PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk dan menduduki berbagai jabatan strategis, antara lain sebagai Group Head SSE (2020–2021) dan Group Head Business Unit Gas Product (2015–2020).
Berikut Daftar Lengkap Komite BPH Migas Periode 2025–2029:
Ketua Komite: Wahyudi Anas
Anggota Komite: Arief Wardono
Anggota Komite: Bambang Hermanto
Anggota Komite: Baskara Agung Wibawa
Anggota Komite: Eman Salman Arief
Anggota Komite: Erika Retnowati
Anggota Komite: Fathul Nugroho
Anggota Komite: Harya Adityawarman
Anggota Komite: Hasby Anshory