Tim Negosiasi Tarif Resiprokal Mulai Lobi-lobi, Ada Titik Terang?
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Sejumlah menteri yang tergabung dalam tim negosiasi tarif resiprokal mulai melakukan lobi-lobi dengan perwakilan Amerika Serikat (AS). Hasilnya mulai ada titik terang dengan adanya kesepakatan perluasan kemitraan strategis.
Dari luar negeri, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono melakukan pertemuan dengan Menlu AS Marco Rubio di Kementerian Luar Negeri AS, Washington DC, Rabu (16/4/2025) waktu setempat. Menlu Sugiono merupakan Menlu pertama dari negara-negara ASEAN yang diterima oleh Menlu AS di Washington DC pasca penerapan tarif resiprokal.
Kemenlu dalam keterangan resminya menyampaikan, dalam pertemuan itu Pemerintah Indonesia dan AS menegaskan komitmen kuat untuk terus memperluas kemitraan strategis kedua negara di berbagai bidang, mulai dari politik-keamanan, perdagangan hingga investasi.
Menlu Sugiono menyampaikan berbagai prioritas dan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, di antaranya ketahanan pangan dan energi, hilirisasi, serta pembangunan sumber daya manusia. Sejumlah prioritas tersebut membuka peluang kerja sama konkret dengan Pemerintah AS.
Sugiono juga mendorong penguatan kerja sama ekonomi RI-AS, termasuk dalam konteks rantai pasok, dengan mengundang investor AS untuk berinvestasi di sektor mineral kritis, seperti nikel, dan sektor-sektor penting lain.



.png)














