PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat hari ini masih terjadi peningkatan volume kendaraan yang keluar dari Jabodetabek menuju Pulau Jawa. Foto: Jasa Marga
JAKARTA, (ERAKINI) - PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat hari ini masih terjadi peningkatan volume kendaraan yang keluar dari Jabodetabek menuju Pulau Jawa. Tol Jakarta - Cikampek masih menjadi jalur utama masyarakat Jabodetabek menuju Trans Jawa.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo mengatakan, peningkatan volume kendaraan secara signifikan terlihat pada pagi hingga siang hari di sepanjang ruas -. Khususnya di Gerbang Tol Utama yang merupakan gerbang tol utama dari wilayah Jabotabek menuju Jalan Tol .
PT JTT mencatat sepanjang shift 1 pada hari ini, Kamis (8/2/2024) pukul 06.00-14.00 WIB, sebanyak 24.761 kendaraan telah meninggalkan Jabotabek menuju Jalan Tol Trans Jawa. Jumlah ini naik sebesar 206,41% dari lalu lintas normal sebesar 8.081 kendaraan.
Lonjakan volume lalu lintas kendaraan juga terjadi di beberapa titik lain di sepanjang Trans Jawa dengan tujuan ke kota-kota besar dan destinasi wisata.
Seperti di Gerbang Tol Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang arah Semarang naik 41,18%, Gerbang Tol Banyumanik Jalan Tol Semarang-Solo arah Solo naik sebesar 62,77%, Gerbang Tol Kejapanan Utama Jalan Tol Surabaya-Gempol arah Malang naik sebesar 57,76%, dan Gerbang Tol Malang Jalan Tol Pandaan-Malang arah Malang naik 42,28%.
"Dari sampling data tersebut terlihat antusiasme masyarakat memanfaatkan momen libur panjang Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2024 dengan menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan jalur vital pergerakan orang dan barang menuju Trans Jawa," ujarnya.
Pada H-1 libur panjang atau pada Rabu kemarin, PT JTT mencatat sebanyak 80,98% kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui Tol Jakarta-Cikampek. Persentase tersebut merupakan jumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Trans Jawa, yaitu sebesar 47.112 kendaraan.
PT JTT memprediksi volume kendaraan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan juga di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa masih akan terus tumbuh seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat.
Sementara itu, Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) juga mencatat terjadi peningkatan volume kendaraan di beberapa ruas tol luar Pulau Jawa pada Rabu (7/2/2024).
Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division Truly Nawangsasi mengatakan, tntuk wilayah Medan, tercatat 31.833 kendaraan melintasi ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Angka meningkat 48,2% dibandingkan lalu lintas harian normal 2024 rata-arat sebanyak 21.483 kendaraan.
Sedangkan untuk Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa, tercatat sebanyak 96.304 kendaraan melintas, meningkat 14,7% dibandingkan lalu lintas harian normal 2024 (83.964 kendaraan).
"Peningkatan tertinggi terjadi pada Gerbang Tol (GT) Kualanamu. Tercatat 6.931 kendaraan melintasi GT Kualanamu arah Bandara, meningkat 68,1% dibandingkan lalu lintas harian normal 2024 sebesar 4.124 kendaraan," katanya.
Untuk ruas tol Balikpapan-Samarinda, tercatat sebanyak 11.384 kendaraan melintas. Jumlah ini meningkat 7,9 % dibandingkan lalu lintas harian normal 2024, yaitu sebanyak 10.555 kendaraan.
Sementara ruas Tol Manado-Bitung, tercatat sebanyak 5.964 kendaraan melintas, meningkat 6,6% dibandingkan lalu lintas harian normal 2024 yaitu sebanyak 5.597 kendaraan.
Untuk ruas tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, tercatat sebanyak 49.019 kendaraan melintas, meningkat 24,7% dibandingkan lalu lintas harian normal 2024, yaitu sebanyak 39.294 kendaraan.