Executive Vice President Cloud & Al Microsoft Scott Guthrie memperkenalkan cloud region Indonesia Central di Jakarta. Foto ; dok Microsoft Indonesia
JAKARTA (ERAKINI) – Microsoft meresmikan pusat data (data center) yang diberi nama Indonesia central di Jakarta pada Selasa (27/5).
Presiden Direktur Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir menjelaskan cloud region ini menjadi penting bagi Microsoft Indonesia. Menurut Dharma, (/) dan transformasi digital menjadi pendorong penting untuk menuju pertumbuhan Indonesia Emas 2045 yang inklusif.
Di era AI saat ini, Dharma menyebut Indonesia memiliki peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru dengan keamanan dan tanggung jawab sebagai pondasinya.
Infrastruktur hyperscale ini dibangun untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kecerdasan buatan(artificial intelligence / AI) dengan keunggulan utama berupa penyimpanan data lokal (in-country data residency), standar keamanan tingkat tinggi, dan latensi yang lebih rendah.
Informasi ini disampaikan dalam acara AI Tour Jakarta yang mempertemukan lebih dari 800 pemimpin organisasi dari berbagai sektor. Sejumlah perwakilan Pemerintah Republik Indonesia turut hadir dalam acara ini, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky, serta perwakilan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan lainnya.
Kehadiran cloud region Indonesia Central menandai pencapaian penting dalam komitmen investasi Microsoft di Indonesia. Dengan rencana total investasi mencapai USD 1,7 miliar untuk periode 2024–2028, cloud region Indonesia Central memungkinkan organisasi di seluruh dunia untuk menciptakan, membangun, dan mengembangkan inovasi di Indonesia, serta menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci dalam peta ekonomi digital dunia.
Executive Vice President Cloud & AI Microsoft, Scott Guthrie, menyampaikan, “Visi Indonesia dalam mengembangkan AI dan transformasi digital membutuhkan infrastruktur terpercaya sebagai fondasinya.
Berdasarkan penelitian terbaru dari IDC, Microsoft bersama mitra dan pelanggan pengguna cloud diperkirakan akan menciptakan nilai ekonomi baru sekitar USD 15,2 miliar pada periode 2025 hingga 2028.
Kehadiran cloud region Indonesia Central diproyeksikan menyumbang 16,5% dari nilai tersebut serta membuka lebih dari 106.000 peluang kerja baru dalam periode yang sama.
“Kehadiran cloud region Microsoft di Indonesia mencerminkan dua hal penting yakni adanya kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah di bidang digital yang semakin konsisten, responsif, dan terbuka terhadap kolaborasi. Lalu, Indonesia dinilai memiliki kesiapan untuk mengelola teknologi canggih seperti cloud dan AI—bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam membentuk tata kelola ekosistem digital yang berkelanjutan,” ujarMeutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sebagaimana didukung oleh Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Cloud region Indonesia Central kini tersedia dengan tiga availability zones yang masing-masing memiliki sistem daya, pendingin, dan jaringan terpisah untuk memastikan keandalan tinggi. Infrastruktur ini dirancang dengan mengedepankan aspek keamanan dan keberlanjutan, termasuk:
Keamanan tingkat industri – mencakup perlindungan menyeluruh mulai dari aspek fisik, enkripsi, keamanan jaringan, kontrol akses, hingga proteksi perangkat keras dan lunak untuk menjaga kerahasiaan data pelanggan dan organisasi. Standar keamanan di cloud region Indonesia Central setara dengan semua cloud region Microsoft di seluruh dunia.
Konektivitas global – Terintegrasi dengan jaringan global Microsoft yang menawarkan akses berkecepatan tinggi dan latensi rendah antarwilayah. Hal ini memungkinkan organisasi di Indonesia memperluas jangkauan inovasinya ke pasar global, sekaligus mempermudah organisasi global menjangkau pasar Indonesia melalui jalur cloud yang aman dan efisien.
Residensi data dan kepatuhan regulasi - memungkinkan pelanggan untuk menyimpan dan memproses data secara lokal, membantu memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku di Indonesia.
Dirancang untuk keberlanjutan – Indonesia Central cloud region dibangun dengan prinsip ramah lingkungan dan mendukung target keberlanjutan global Microsoft, seperti:
Menjadi karbon negatif pada 2030 dan menghapus jejak emisi sejak awal pendirian perusahaan pada 2050.
Mencapai status water positive pada 2030 dengan mengembalikan lebih banyak air ke alam daripada yang digunakan.
Mengelola limbah secara bertanggung jawab dan mencapai nol limbah pada 2030.
Melindungi lebih banyak lahan daripada yang digunakan operasional data center pada 2025.
“Selama 30 tahun, Microsoft berkomitmen untuk memberdayakan Indonesia. Kami melangkah lebih jauh dengan menghadirkan cloud region Indonesia Central, memperluas jaringan global Microsoft yang kini mencakup lebih dari 70 Azure region di seluruh dunia—terbanyak di antara penyedia layanan cloud. Ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan fondasi penting bagi kemajuan nasional,” ujar Dharma Simorangkir, Presiden Direktur Microsoft Indonesia.