Glodok Plaza di Jalan Pinangsia Raya, Mangga Besar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Foto: Dok Glodok Plaza
JAKARTA, (ERAKINI) - Bagi warga Jakarta, nama Glodok sudah tidak asing lagi. Lantas siapa konglomeratpemilik Glodok Plaza yang dilalap kebakaran hebat pada Rabu (15/1/2025) malam?
Dikutip dari situs resminya, Kamis (16/1/2025), Glodok Plaza merupakan milik PT TCP Internusa, salah satu anak perusahaan dari PT Surya Semesta Indonesia, TBK (SSIA). Bisnis utama PT TCP Internusa adalah pengembang real estate dan properti.
Sebagai pengembang properti terkemuka dan terpercaya di Indonesia, PT TCP Internusa merupakan salah satu anggota Real Estate Indonesia (REI).
Setelah sukses mengembangkan Glodok Plaza, PT TCP Internusa kemudian mengembangkan beberapa proyek dan investasi, di antaranya Kuningan Raya, Tanjung Mas Raya Estate, Menara Perkantoran Graha Surya Internusa I, dan Edenhaus Simatupang.
SSIA diketahui saat ini dimiliki oleh PT Persada Capital Investama dengan komposisi saham 7,85%, PT Arman Investment (8,52%), Intrepid Investment (8.2%), dan publik (73,11%).
Berdasarkan prospektus perusahaan, Persada Capital merupakan perusahaan milik PT Pandu Alam Persada dan PT Tri Nur Cakrawala. Kedua perusahaan ini adalah milik keluarga Arini Saraswaty Subianto. Arini Saraswaty Subianto merupakan putri mendiang taipan Indonesia Benny Subianto.
Mengutip laman resmi PT Dharma Nusantara, Tbk, Arini Saraswaty Subianto yang lahir tahun 1970 menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak Maret 2017. Saat ini ia juga menjabat sebagai Komisaris PT Adaro Energy Tbk (sejak April 2017), Presiden Direktur PT Tri Nur Cakrawala (Januari 2017- sekarang), Presiden Direktur PT Pandu Alam Persada (Januari 2017- sekarang), dan Presiden Direktur PT Persada Capital Investama (Januari 2017 - sekarang).
Selain itu, Direktur PT Panaksara (Juli 1999- sekarang), Presiden Komisaris PT Anugrah Kirana Sarana (Desember 2013 - sekarang), Komisaris PT Nuansa Nirmana Artistika (Desember 2012 - sekarang), Komisaris PT Casa Maha Rasa (Januari 2006 - sekarang), Komisaris PT Adaro Strategic Investment (Desember 2016 - Sekarang), Komisaris PT Adaro Strategic Lestari (Desember 2016 - sekarang), dan Komisaris PT Adaro Strategic Capital (Desember 2016 - sekarang).
Arini memperoleh gelar Bachelor of Fine Arts in Fashion Design dari Parsons School of Design, New York (1994) dan memperoleh gelar Master of Business Administration dari Fordham University Graduate School of Business Administration, New York (1998).
Menurut Forbes 2023, Arini Subianto adalah orang terkaya di Indonesia ke-36. Kekayaan yang dilaporkan oleh Forbes mencapai USD1,34 miliar atau sekitar Rp20 triliun dengan kurs saat itu.
Sejarah Glodok Plaza
Glodok Plaza berada di Jalan Pinangsia Raya, Mangga Besar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Glodok Plaza mulai beroperasi sejak tahun 1977. Glodok Plaza menjadi pioneer pusat perbelanjaan modern di Indonesia.
Gedung perbelanjaan berlantai enam ini awalnya ditempati para pedagang dan berbagai bidang usaha, khususnya alat-alat elektronik. Pada tahun 1990, Glodok Plaza bertransformasi menjadi pusat perdagangan elektronik terbesar di Asia Tenggara, yang memiliki perputaran roda perdagangan terbesar dan terbaik.
Tahun 2001, Glodok Plaza mengembangkan gedungnya menjadi 8 lantai plus 1 basement, setelah renovasi dengan konsep yang lebih cerah untuk era elektronik masa depan. Pada tahun 2010, diresmikan Plaza Hotel Glodok sebagai Anchor Tenant di Glodok Plaza.
Pada tahun 2022, Glodok Plaza menyatakan sebagai pusat audio dan karaoke system paling lengkap di Jakarta. Pada tahun 2027, Glodok Plaza merencanakan bertransformasi menjadi Experience Mall setelah beroperasinya MRT Jakarta Tahap II.