KAI Raup Pendapatan Rp16,8 Triliun pada Semester I 2025
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pendapatan Rp16,83 triliun sepanjang Januari-Juni 2025. Angka tersebut naik tipis 2 persen dari pendapatan semester I 2024 yang tercatat Rp16,58 triliun.
Dari sisi laba bersih, perusahaan BUMN ini meraup sebesar Rp1,18 triliun, naik 8 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai Rp1,10 triliun.
“Laba bersih semester I tahun ini sekitar Rp1,18 triliun, naik 8 persen dibanding dengan semester I tahun 2024,” ujar Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Selain itu, EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) KAI juga mengalami pertumbuhan signifikan. Pada semester I 2025, EBITDA tercatat sebesar Rp4 triliun atau meningkat 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp3,45 triliun.
Kontribusi KAI terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga pertengahan tahun ini juga cukup besar, mencapai Rp900 miliar. Bobby optimistis target PNBP dapat terlampaui dalam beberapa bulan ke depan.
“Kita masih punya 4,5 bulan ke depan untuk melampaui itu. Dan kalau kita lihat juga untuk yang pajaknya itu sekitar Rp3,5 triliun,” ungkapnya.
















