10 Tips Sederhana agar Motor Tidak Mudah Dicuri
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kasus pencurian sepeda motor atau curanmor yang masih merajalela kerap meresahkan masyarakat. Meski produsen motor terus menghadirkan teknologi keamanan, kewaspadaan pemilik tetap menjadi faktor utama pencegahan.
Berikut sejumlah tips sederhana yang dapat diterapkan untuk meminimalkan risiko motor dicuri.
1. Kunci Stang ke Arah Kanan
Mengunci stang ke kanan menjadi langkah pertama yang disarankan. Posisi ini membuat ruang gerak motor lebih terbatas dan menyulitkan pelaku kejahatan membobol kunci menggunakan kunci T.
Dengan stang terkunci ke arah kanan, pencuri akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengutak-atik kunci kontak, sehingga meningkatkan peluang aksi mereka diketahui.
2. Manfaatkan Fitur Secure Key Shutter
Motor keluaran terbaru umumnya sudah dibekali Secure Key Shutter (SKS), sistem penguncian bermagnet yang menutup lubang kunci secara otomatis. Penutup tersebut hanya dapat dibuka dengan anak kunci bawaan motor. Fitur ini menyulitkan pencuri untuk mengakses rumah kunci, sehingga keamanan motor lebih terjaga.
3. Tambahkan Pengaman Ekstra
Pemilik motor juga disarankan menggunakan gembok tambahan, baik pada cakram depan maupun rantai belakang. Keberadaan pengaman ekstra membuat pencuri membutuhkan waktu lebih lama untuk membuka kunci motor, sehingga aksi mereka berisiko diketahui.
4. Pasang Stiker Tanda Pengenal
Stiker atau penanda khusus pada motor dapat membantu mengidentifikasi kendaraan dari jarak jauh. Selain itu, pencuri biasanya enggan mengambil motor yang mudah dikenali.
5. Selalu Cabut Kunci dari Kontak
Hal sederhana ini sering diabaikan. Jika kunci tertinggal di motor, peluang curanmor meningkat drastis. Pemilik disarankan menyimpan kunci di tempat aman seperti saku celana atau bagian dalam jaket.
6. Gunakan Cover Motor
Menutup motor dengan cover dapat membuat pencuri berpikir ulang. Selain menyamarkan jenis motor, cover membutuhkan waktu untuk dibuka sehingga memperbesar risiko pelaku dipergoki.
7. Amankan Barang Berharga
STNK, dompet, atau barang berharga lain sebaiknya tidak ditinggalkan di bagasi motor. Selain memancing pencuri, kerugian menjadi lebih besar jika motor benar-benar hilang.
8. Lepas Komponen Penting Saat Ditinggal Lama
Jika motor ditinggal dalam waktu lama, misalnya saat mudik Lebaran, pemilik dapat melepas komponen vital seperti aki, busi, atau ban. Motor tanpa komponen tersebut tidak dapat dioperasikan, sehingga mengurangi risiko pencurian.
9. Pilih Area Parkir yang Aman
Parkirlah di lokasi yang memiliki penjaga, CCTV, atau berada di area yang mudah diawasi banyak orang. Jika parkir di rumah, pastikan pagar terkunci dan motor ditempatkan di area yang tidak mudah dijangkau dari luar.
10. Pasang Alarm Motor
Alarm dengan sensor sentuhan atau gerak dapat menjadi perlindungan tambahan. Jika motor tersentuh, alarm akan berbunyi dan menarik perhatian orang sekitar. Banyak alarm modern juga terhubung ke ponsel pemilik.

















