Tetra Pak merilis buku Dairy Processing Handbook terbaru yang isinya paduan terciptanya inovasi. Foto ; dok Tetra Pak
JAKARTA (ERAKINI) – Tetra Pak, perusahaan solusi pemrosesan dan pengemasan makanan-minuman merilis buku pedoman edisi 2025 dari Dairy Processing Handbook, sebuah sumber referensi yang telah membimbing industri minuman susu dalam kemasan selama 40 tahun.
Edisi terbaru ini merupakan sumber referensi komprehensif yang dirancang khusus bagi para profesional, akademisi, dan pelajar di industri susu dalam kemasan. Dengan lebih dari 600 ilustrasi dan 460 halaman materi yang ditulis oleh 35 ahli dari seluruh jaringan global , Daily Processing Handbook ini menjadi referensi utama para profesional bidang susu dalam kemasan maupun industri pengolahan makanan/minuman secara umum. Buku ini juga mencakup 1 (satu) bab mengenai produksi primer susu, ditulis oleh para ahli dari DeLaval.
Dengan berbekal pengalaman Tetra Pak selama 70 tahun di bidang ini, edisi terbaru dari pedoman ini dirancang untuk membekali para profesional di industri susu dengan pengetahuan terkini guna menjawab tantangan masa kini dan mendorong terciptanya inovasi.
Pedoman edisi 2025 ini menghadirkan pembaruan menyeluruh pada seluruh bab yang sudah ada dan menambahkan 4 (empat) bab baru. Salah satunya adalah bab berjudul “Teknologi Pencampuran” (Mixing Technology) yang memaparkan mengenai teknologi pencampuran terbaru untuk mengoptimalkan efisiensi produksi dan memastikan konsistensi produk hasil, sesuai ekspektasi konsumen pada produk seperti susu, yogurt, keju, dan es krim. Mixing atau pencampuran merupakan teknologi inti dalam produksi suplemen makanan dan produk nutrisi. Dengan hampir tiga perempat (74%) konsumen tertarik membeli produk dengan klaim kesehatan tertentu, segmen yang sedang berkembang ini makin menarik perhatian produsen makanan dan minuman.
Sebagai respon terhadap meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan permintaan yang terus tumbuh terhadap alternatif makanan/minuman, edisi 2025 ini menambahkan bab baru berjudul “Produk Susu Bebas Laktosa” (Lactose-Free Dairy Products).
Dengan pasar produk susu bebas laktosa yang diproyeksikan tumbuh sebesar 7,12% (CAGR 2023-2033), edisi ini membahas segmen yang berkembang pesat dan tengah mengubah ekspektasi konsumen serta arah pengembangan produk industri susu.
Pasar susu dalam kemasan di Indonesia diproyeksikan tumbuh sebesar USD 2,0 miliar dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sekitar 7,3% antara tahun 2025 hingga 2030.
Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kelas menengah, urbanisasi yang semakin luas, serta meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk susu dalam kemasan yang praktis dan berkualitas tinggi, khususnya susu UHT yang sangat digemari karena aman, sehat, tahan lama, dan bebas bahan pengawet.
Melalui solusi kemasan aseptik dan proses, Tetra Pak memungkinkan susu mempertahankan warna, tekstur, rasa alami, dan kandungan nutrisinya hingga 12 bulan tanpa perlu pendinginan atau penambahan bahan pengawet sekaligus mengurangi limbah dan membuat distribusi menjadi jauh lebih efisien secara biaya.
Saat ini tingkat konsumsi susu per kapita di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan negara-negara tetangga di Asia Tenggara, yang menunjukkan adanya peluang pertumbuhan yang besar bagi industri susu dalam kemasan di Indonesia.
Dalam konteks ini, peluncuran edisi terbaru Dairy Processing Handbook oleh Tetra Pak hadir sebagai dukungan yang tepat dan bernilai bagi para profesional di industri ini.
Charles Brand, Executive Vice President Processing Solutions and Equipment, Tetra Pakmengatakan, “Selama 40 tahun, Dairy Processing Handbook telah menjadi simbol komitmen kami terhadap industri susu, mencerminkan warisan dan keahlian mendalam yang kami miliki. Ketika Kami merayakan pencapaian penting ini, Kami juga melihat bagaimana industri ini tengah memasuki era baru yang ditandai percepatan inovasi, perubahan efisiensi pola makan, dan meningkatnya tuntutan keberlanjutan.”
“Dairy Processing Handbook ini merupakan katalisator berinovasi, memberdayakan para pemimpin masa kini dan pionir masa depan dengan pengetahuan dan alat sesuai kebutuhan untuk berkembang di dunia yang terus berubah secara cepat.”
Maria Glantz, Dosen Senior dan Associate Professor Departemen Rekayasa Proses dan Ilmu Kehidupan Lund University, Swedia, menyatakan, “Saya telah menggunakan Dairy Processing Handbook selama saya mengajar lebih dari 20 tahun. Buku ini tetap menjadi salah satu sumber daya paling berharga untuk mendidik, baik bagi para mahasiswa maupun profesional industri ini.”