Tips Beli Laptop Bekas! Ada 6 Hal yang Wajib Dicek, Biar Nggak Salah Pilih
Akhmad Baihaqi Arsyad






1. Cek Fisik Laptop
Cek fisik menjadi hal pertama yang wajib dilakukan. Apakah ada penyok, ada baret atau sekadar kotor saja. Kalau laptop ada beberapa bagian penyok atau retak, bisa menjadi poin minus. Misalkan tetap ingin dibeli, bisa menjadi poin tambahan untuk negosiasi harganya.
Kemudian, cek kelengkapan dan garansi laptop. Berbeda dengan HP, laptop tanpa dus tidak begitu fatal. Yang terpenting kelengkapannya adalah, ada adapter, aksesoris dan kartu garansi.
Nah, apabila masih ada garansi, bisa juga ditanyakan apakah garansinya resmi atau distributor. Apabila garansinya resmi, nanti kemungkinan masih bisa diklaim langsung ke service center. Sementara kalau garansi distributor, klaimnya ke distributor atau toko tempat tempat pembelian laptop tersebut di awal.
2. Cek Layar Laptop
Hal kedua yang dicek sebelum membeli laptop yaitu mengecek kondisi layar laptop. Memang tidak ada layar yang sempurna untuk laptop bekas. Terkadang ada bleeding. Namun, tidak masalah asalkan tidak terlalu parah.
Kondisi layar parah itu seperti ada light saber, ada shadow, ada white spot, ada dead pixel atau stuck pixel. Nah, untuk melihat kondisi itu bisa memanfaatkan website namanya lcdtech.info contohnya. Jadi harus make sure tidak ada dead pixel atau star pixel.
Kemudian jika laptopnya jenis touch screen atau layar sentuh, pastikan juga touch-nya normal. Hal itu karena kadang kala ada touch screen laptop yang sebagian ternyata tidak berfungsi.
3. Cek Hardware Fitur-Fitur Laptop
Hal penting ketiga yaitu cek hardware fitur-fitur laptop. Seperti keyboard, port, touchpad, kamera, speaker. Ya, meski agak sedikit repot apabila mengecek satu per satu port, setidaknya yang paling penting adalah mengecek port usbc karena itu sesuatu yang sangat vital untuk laptop.
4. Cek Kondisi Baterai Laptop
Hal penting keempat yaitu, cek kondisi baterai. Pengecekan baterai itu sangat penting. Jadi harus tahu apakah baterainya UD perlu diganti atau belum.
Cara gampangnya adalah buka Command Promt - run as administrator - lalu masukin power cfg/battery report – enter. Nantinya akan langsung tersimpan laporan yang bisa dicek di mana foldernya umumnya di C Windows system 32 battery report HDML.
Untuk laptop yang dipakai baru 1 aatau 2 tahunm biasanya kondisi baterai masih 80-90% aman misal. Namun, jika sudah kurang lebih dari 70% bahkan kurang dari 60%, itu mungkin waktunya ganti baterai baru ke depannya.
5. Cek SSD
Solid State Drive atau SSD merupakan perangkat yang dirancang untuk menyimpan data menggunakan serangkaiaan IC. Di dalamnya ditanamkan suatu chip sebagai media penyimpanan guna menulis maupun membaca suatu data.
Fitur SSD sangat penting di perangkat laptop karena kapasitas SSD berpengaruh pada performa, maka dari itu sebelum membeli laptop pastikan mengetahui cara cek SSD di laptop.
Caranya gampang, tinggal download Crystal Disk Info, siapkan dulu di flashdisk dan cek SSD. Lalu akan muncul informasi mengenai SSD di laptop. Apabila masih di atas 90% maka aman.
6. Cek Performa dan Panas Laptop
Pion ke enam ini paling susah dan juga agak optional, yaitu cek performa dan panas. Terutama untuk laptop gaming dan laptop performa tinggi, yaitu paling gampang dengan cara menjalankan Cinebench R23 selama 10 menitan. Cinebench adalah cara gratis dan mudah untuk memeriksa kinerja laptop dan melihat apakah ada masalah kinerja yang mungkin perlu diperbaiki.
Dan dari situ, bisa dilihat apakah ada panas yang tidak wajar atau tidak, terutama di laptop gaming. Biasanya muncul bunyi kipas yang aneh, kadang-kadang ada kipas yang patah atau gimana dan ketika kipasnya muter, bisa muncul bunyi aneh. Namun jika hanya sekadar kotor, cukup minta dibersihkan saja.
Itulah beberapa hal yang harus dicek sebelum membeli laptop bekas sebagaimana dilansir dari Channel Nerd Reviews ID. Hal itu bisa menjadi tips untuk membeli laptop bekas yang tetap mengedepankan kondisi terbaik dan kualitas barang.



