Ilustrasi - Jantung pisang bisa untuk melancarkan produksi ASI dan menjaga kesehatan pascamelahirkan. (Foto: Istockphoto)
JAKARTA (ERAKINI) – Siapa sangka, bagian bunga dari pohon pisang yang sering dianggap sepele ini justru menyimpan beragam manfaat penting untuk ibu menyusui. Tak hanya mendukung kelancaran ASI, jantung pisang juga dapat mempercepat pemulihan tubuh pascamelahirkan.
Sudah pernah mencicipi olahan jantung pisang, Busui? Kalau belum, sekarang saatnya untuk mulai memasukkan bahan alami ini ke dalam menu harian.
Melansir Alodokter, jantung pisang jika diolah dengan tepat, jantung pisang juga kaya nutrisi seperti serat, zat besi, zinc, vitamin C, serta senyawa aktif seperti polifenol, quercetin, dan catechin yang baik untuk tubuh.
1. Mendukung Produksi ASI Lebih Lancar Jantung pisang diyakini mampu merangsang produksi ASI berkat kandungan antioksidan dan nutrisi penting di dalamnya, terutama polifenol yang berperan dalam meningkatkan hormon oksitosin dan prolaktin—dua hormon penting dalam proses menyusui.
Namun, konsumsi jantung pisang sebaiknya disertai dengan pola makan bergizi seimbang, hidrasi yang cukup, serta rutinitas menyusui dan memompa ASI secara konsisten, agar manfaatnya terasa lebih optimal.
2. Bantu Menjaga Berat Badan Ideal
Setelah melahirkan, banyak ibu ingin kembali ke berat badan ideal. Konsumsi jantung pisang yang tinggi serat bisa membantu karena memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga mengurangi keinginan untuk ngemil atau makan berlebihan. Ditambah lagi, makanan ini rendah kalori, cocok untuk Busui yang ingin menurunkan berat badan tanpa mengganggu kualitas ASI.
3. Mempercepat Penyembuhan Luka Pascamelahirkan
Kaya akan vitamin C, jantung pisang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka baik setelah persalinan normal maupun operasi caesar. Vitamin C juga berperan penting dalam produksi kolagen yang mendukung regenerasi jaringan tubuh dan pemulihan luka seperti lecet pada puting.
4. Membantu Tidur Lebih Nyenyak
Kesulitan tidur merupakan hal yang umum dialami ibu menyusui. Kandungan triptofan dalam jantung pisang dipercaya membantu produksi hormon melatonin dan serotonin, yang berperan dalam mengatur pola tidur dan meningkatkan kualitas tidur Busui.
Agar hasilnya lebih maksimal, kombinasikan dengan kebiasaan tidur sehat, mengurangi konsumsi kafein, dan menciptakan rutinitas tidur yang nyaman.
5. Mengurangi Risiko Rambut Rontok
Perubahan hormon pasca-kehamilan sering menyebabkan rambut mudah rontok. Nutrisi dalam jantung pisang, terutama antioksidan dan senyawa aktif, diyakini bisa memperkuat akar rambut dan menjaga kesehatan folikel sehingga kerontokan dapat diminimalkan.
6. Mengatasi Masalah Sembelit
Gangguan pencernaan seperti sembelit kerap dialami ibu menyusui. Kandungan serat tinggi dalam jantung pisang membantu memperlancar pencernaan dengan meningkatkan jumlah bakteri baik di usus, serta membantu melunakkan feses agar lebih mudah dikeluarkan.
7. Menstabilkan Gula Darah Jantung pisang juga cocok dikonsumsi oleh ibu menyusui yang memiliki masalah gula darah. Kandungan quercetin dan catechin dalam bahan alami ini bisa membantu menstabilkan kadar glukosa, dan karena memiliki indeks glikemik rendah, jantung pisang tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis setelah makan.
Catatan: Meski jantung pisang menawarkan banyak manfaat, penting untuk diingat bahwa sebagian besar klaim ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut dan uji klinis untuk benar-benar dipastikan efektivitas serta keamanannya.
Busui tetap dianjurkan untuk menjalani pola hidup sehat secara menyeluruh: konsumsi makanan bergizi, cukup minum air putih, cukup istirahat, dan tetap aktif menyusui bayi. Jika Busui tertarik menambahkan jantung pisang ke dalam menu harian tapi masih ragu, dianjurkan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter atau ahli gizi.