Hati-hati, Duduk Terlalu Lama Bisa Sebabkan Batu Ginjal
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Sardjito, Metalia Puspitasari mengatakan, duduk terlalu lama dapat menjadi salah satu penyebab terbentuknya batu ginjal. Hal ini dia sampaikan dalam acara diskusi dengan tema "Panas Menyengat! Banyakin Minum Biar Ginjal Tetap Sehat" yang disiarkan di YouTube Kementerian Kesehatan, Selasa (7/5/2024).
Metalia menuturkan, biasanya orang dengan jadwal kuliah atau yang kerja yang lama menjadi malas untuk berkemih, sehingga mereka jarang minum, selain itu mereka pun tidak banyak bergerak. Ia menilai kedua hal tersebut dapat menjadi faktor risiko batu ginjal.
Selain itu, kata dr Metalia terdapat sejumlah faktor risiko lain yang dapat menyebabkan batu ginjal. Dia menyebutkan apabila pernah mengalami batu ginjal, maka penyakit tersebut dapat kembali.
"Kemudian pada laki-laki, ini juga risikonya lebih besar dibandingkan dengan perempuan," tuturnya.
Menurut Metalia, ada lebih dari lima jenis batu ginjal dan memiliki faktor risiko yang berbeda-beda, contohnya batu asam urat dan batu kalsium oksalat.
"Jadi ada batu juga yang memang dipengaruhi oleh makanan-makanan tertentu," katanya.
Batu ginjal, kata dia,, bisa asimptomatik atau tidak bergejala. Namun sejumlah hal yang dapat muncul adalah hematuri yaitu urin yang berwarna merah baik yang terlihat secara langsung ataupun setelah pemeriksaan laboratorium.
"Kemudian bisa juga muncul nyeri, sebenarnya tergantung posisi batunya itu lagi di mana, biasanya nyeri itu kalau pas batunya lagi turun itu nyeri sekali," katanya.
Menurutnya, nyeri tersebut juga dapat dirasakan di pinggang, karena posisi . Adapun keluhan-keluhan lain yang dijumpai, katanya, yaitu keinginan buang air kecil yang harus segera karena sulit menahan atau sering buang air kecil.


















