Konsumsi Susu Saat Sahur, Meningkatkan Asupan Kalsium dan Tubuh Tetap Fit
Sali Pawiatan
JAKARTA (ERAKINI) – Di bulan Ramadan ini, aktivitas olahraga tetap harus dilakukan agar tubuh tetap fit. Sekaligus jangan lupa mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar tubuh tidak lemas dan beraktivitas lancar.
Hal ini disampaikan dr Gia Pratama, dokter dan edukator kesehatan di acara bincang bincangan dengan Frisian Flag Indonesia (FFI) bertema Raih Kebaikan dan Kehangatan Ramadan.
’’Ramadan dapat dimaksimalkan menjadi momen yang tidak hanya memperbaiki kualitas ibadah, tetapi juga kesehatan diri, serta menumbuhkan kembali kehangatan antar anggota keluarga hingga hari Hari Raya,’’ ujar dr Gia.
Ditambahkan, “Selama berpuasa dan melaksanakan aktivitas yang padat di bulan Ramadan, tubuh mengalami perubahan pola makan dan istirahat. Karena itu, pemenuhan zat gizi yang seimbang dan berkualitas, serta pengaturan waktu antara aktivitas dan ibadah menjadi semakin penting. Termasuk meluangkan waktu berinteraksi dengan keluarga dan orang-orang terdekat agar tujuan Ramadan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dapat tercapai,” jelas dr. Gia.
Ia menambahkan, agar puasa dan ibadah lainnya dapat dijalankan secara optimal, asupan saat sahur dan berbuka sangat penting untuk diperhatikan. Konsumsi sumber protein dan zat gizi yang cukup dapat membantu menjaga vitalitas tubuh selama bulan suci.
“Saat berpuasa, tubuh memasuki fase autofagi, proses alami di mana sel‑sel rusak dibersihkan, toksin diurai, dan tubuh membangun sel‑sel baru yang lebih sehat. Puasa bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi memberi kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Saat sahur dan berbuka, penting memberikan asupan protein yang tepat untuk mendukung kembali pertumbuhan sel-sel baik dalam tubuh,’’ urainya.


















