Asal Usul Penguin Dance Tarian Bagi-bagi THR, Benarkah Berasal dari Yahudi?
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Tarian Penguin masih menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia, terutama saat momen Idulfitri tahun ini. Banyak masyarakat yang memainkan tarian ini untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada keluarga dan kerabat mereka.
Momen ini sering diabadikan dalam sebuah video lalu diunggah ke media sosial, membuat Tarian Penguin semakin dikenal luas oleh masyarakat, terutama para pengguna media sosial.
Sayangnya, di tengah popularitasnya, muncul narasi di Facebook dan Instagram yang menyebutkan bahwa tarian tersebut merupakan tarian orang Yahudi. Dalam Islam, orang Yahudi dikategorikan sebagai kaum yang tidak beriman kepada Allah, sehingga menimbulkan perdebatan mengenai asal-usul tarian ini.
Sejarah dan Asal Usul Tarian Penguin
Dilansir dari Folkdance Footnotes pada Jumat (4/4/2025), sebelum menelusuri sejarah dan asal mula tarian ini, kita bisa melihat tren tarian ini di berbagai negara. Misalnya, di seluruh wilayah Balkan, Tarian Penguin telah menjadi fenomena populer. Bahkan, di Albania, tarian ini juga sangat terkenal. Baik orang Rumania maupun Albania mengklaim sebagai pencipta tarian ini. Meskipun asal-usul melodi yang digunakan saat ini tidak jelas, koreografinya sudah ada jauh sebelum bentuknya yang sekarang.
Sebuah lagu dari Finlandia berjudul Letkis pernah ditampilkan di televisi Jerman dengan tarian yang disebut Tarian Penguin. Meskipun video YouTube yang beredar mencantumkan tahun 1956, lagu Letkis sendiri baru direkam pada tahun 1963, dan gaya busana dalam video tersebut juga berasal dari era tersebut.
Lagu Letkis, yang diciptakan oleh Rauno Lehtinen, merupakan salah satu dari banyak lagu Letkajenkka—musik rakyat Finlandia bergaya Jenkka (sejenis schottische cepat) yang diberi sentuhan modern dengan menggunakan instrumen jazz atau elektrik (sementara lagu Jenkka asli biasanya dimainkan dengan biola atau akordeon). Tidak jelas bagaimana lagu Letkis akhirnya dikaitkan dengan Tarian Penguin, karena gerakan tarian ini sebenarnya tidak berhubungan dengan tarian rakyat Finlandia mana pun.


















