5 Artis Mundur dari Konser Freedom 250 dalam 48 Jam, Ada Apa?
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Penyanyi rock Bret Michaels menjadi artis kelima yang memutuskan mundur dari rangkaian konser 'Freedom 250' di Washington DC, AS, dengan alasan adanya ancaman dan kekhawatiran terkait keselamatan.
Festival yang digelar melalui kemitraan publik-swasta yang didirikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut kini kehilangan lebih dari separuh pengisi acaranya hanya dalam waktu sekitar 48 jam setelah daftar artis diumumkan.
Michaels, yang dikenal sebagai vokalis band Poison, menyatakan bahwa suasana di sekitar acara tersebut telah berubah jauh dari tujuan awal yang disampaikan kepada timnya.
"Saat kesempatan ini pertama kali disampaikan kepada tim saya, acara ini digambarkan sebagai perayaan negara kami melalui musik dan kesempatan untuk menghormati para veteran, personel militer aktif, petugas tanggap darurat, guru, dan warga Amerika yang bekerja keras dari berbagai latar belakang," tulis Michaels dalam pernyataan yang diunggah di media sosial, dikutip dari Variety, Sabtu (30/5/2026).
"Sebagai anak seorang veteran dan berasal dari keluarga yang bangga mengabdi kepada negara, itu adalah sesuatu yang selalu saya hormati dan dukung."
Namun, menurut Michaels, acara tersebut berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih memecah belah dibandingkan yang awalnya ia setujui.
"Sayangnya, apa yang disampaikan kepada kami sebagai perayaan negara telah berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih divisif daripada yang saya setujui untuk ikut serta di dalamnya," ujarnya.


















