Ilustrasi - Netflix resmi mengakuisisi Warner Bros Discovery (WBD) senilai Rp1.380 triliun. Kesepakatan raksasa ini bakal mengubah peta hiburan dunia. (Foto: Movieboxx).
JAKARTA, (ERAKINI) - Industri hiburan global kembali berguncang! resmi mengumumkan akuisisi . Discovery (), langkah bersejarah yang menjadikannya pemilik waralaba ikonik seperti ‘Game of Thrones’, ‘The Sopranos’, ‘The Wizard of Oz’, hingga seluruh jagat ‘DC Universe’.
Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung melalui situs resmi Netflix beberapa waktu lalu. Dalam pernyataan resminya, kedua perusahaan mengonfirmasi bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan akuisisi bernilai fantastis:
- US$27,75 per saham WBD (sekitar Rp463.000)
- Total nilai perusahaan: US$82,7 miliar (setara Rp1.380 triliun)
- Nilai ekuitas: US$72 miliar (sekitar Rp1.200 triliun)
Angka ini menjadikan transaksi tersebut sebagai akuisisi terbesar dalam sejarah industri hiburan modern.
Netflix menulis dalam pernyataannya: “Akuisisi ini menyatukan dua pionir hiburan dunia. Inovasi Netflix dan jangkauan global kami kini bergabung dengan warisan penceritaan Warner Bros selama lebih dari satu abad.”
Transaksi ini diperkirakan rampung setelah WBD menyelesaikan pemisahan divisi globalnya menjadi perusahaan publik baru pada kuartal III tahun 2026. Perusahaan publik baru itu akan menaungi jaringan TV global, termasuk CNN, TNT Sports, Discovery Channel, serta platform digital seperti Discovery+ dan Bleacher Report.
CEO Netflix, Ted Sarandos, menyampaikan antusiasmenya: “Dengan katalog Warner Bros, dari klasik abadi hingga favorit masa kini, Netflix akan menjadi rumah bagi lebih banyak cerita luar biasa.”
Sementara itu, CEO Warner Bros., David Zaslav, juga menegaskan: “Warner Bros telah membentuk budaya dunia selama lebih dari seratus tahun. Bersama Netflix, kami ingin memastikan cerita-cerita terbaik kami terus hidup untuk generasi mendatang.”
Drama di Balik Akuisisi: Paramount dan Comcast Kecewa
Rupanya, proses akuisisi ini tidak berjalan mulus. Dua raksasa lain, Paramount-Skydance dan Comcast, juga mengincar WBD. Paramount bahkan mengirim surat protes kepada CEO WBD David Zaslav, menuduh: WBD hanya membuka proses sempit untuk menguntungkan satu penawar, ada potensi masalah regulasi besar setelah merger dan mereka merasa prosesnya tidak adil. Drama ini menunjukkan betapa besar nilai strategis yang dimiliki WBD.
Apa Dampaknya untuk Pengguna Netflix?
Dengan pemisahan WBD menjadi dua entitas, Netflix menguasai studio dan layanan streaming, sedangkan jaringan kabel menjadi publik terpisah, beberapa dampak besar diprediksi akan terjadi:
1. Katalog Netflix akan jauh lebih kaya
Seluruh filmWarner Bros, konten HBO dan HBO Max, serial legendaris, hingga franchise DC kemungkinan akan masuk ke Netflix.
2. Potensi kenaikan harga langganan
Konten semakin premium = kemungkinan biaya langganan ikut naik.
3. Pemeriksaan regulasi makin ketat
Penggabungan konten raksasa di satu payung memicu kekhawatiran anti-persaingan.
4. Netflix masuk dunia bioskop!
Untuk pertama kalinya, Netflix secara resmi terjun ke bisnis teater film.
“Netflix berencana mempertahankan dan mengembangkan operasi bioskop Warner Bros.”
Dengan akuisisi senilai Rp1.380 triliun, Netflix resmi naik kelas dari platform streaming menjadi imperium hiburan global. Langkah ini akan mengubah lanskap industri, menggeser model bisnis pesaing, memengaruhi strategi studio lain, dan tentu saja, memberikan pengalaman streaming yang semakin luas dan premium bagi pengguna.