Kolase sejumlah poster dan adegan film-film luar yang tayang Juni 2026. (Foto: Akhmad Baihaqi Arsyad/Photoeditor/IMDb/Netflix).
JAKARTA, (ERAKINI) - Bulan Juni 2026 menjadi salah satu periode menarik bagi industri perfilman global. Beragam film dan serial dari berbagai genre siap meramaikan layar bioskop maupun platform streaming, mulai dari aksi perang berskala besar, thriller misteri penuh teka-teki, horor psikologis yang mencekam, hingga fiksi ilmiah spektakuler yang mengangkat tema kehidupan luar angkasa.
Sejumlah nama besar Hollywood turut ambil bagian dalam deretan tayangan yang telah lama dinantikan para penggemar.Kembalinya sosok legendaris John Rambo, film tentang wabah mematikan yang hanya menyerang kaum kaya, hingga proyek ambisius terbaru garapan sutradara legendaris Steven Spielberg menjadi sebagian kecil dari tontonan yang siap menyita perhatian publik.
Berikut ini daftar 11 film dan serial paling menarik yang dijadwalkan tayang sepanjang Juni 2026, dirangkum Erakini, Rabu (10/6/2026)!
Trailer resmi dari film ‘John Rambo’, satu karakter aksi paling legendaris dalam sejarah perfilman telah dirilis beberapa waktu lalu. Film ini akan kembali menggebrak layar lebar melalui film prekuel terbaru berjudul sama.
Digarap oleh Lionsgate, film kini telah mengantongi jadwal tayang resmi dan dijadwalkan hadir di bioskop pada awal Juni 2027. Penonton akan dibawa menelusuri masa muda sang prajurit ikonik jauh sebelum peristiwa yang terjadi dalam film klasik First Blood.
Kisah di prekuel ini akan mengupas perjalanan awal yang membentuk sosok Rambo menjadi mesin tempur tangguh sekaligus karakter kompleks yang dikenang selama beberapa dekade. Peran John Rambo muda dipercayakan kepada Noah Centineo, yang juga tengah terlibat dalam proyek adaptasi film Street Fighter.
Ia akan memerankan versi muda dari prajurit legendaris tersebut dalam sebuah cerita yang berfokus pada pengalaman hidup, pelatihan militer, serta konflik yang membentuk mental dan karakter Rambo.
Sementara kursi sutradara ditempati oleh Jalmari Helander, sineas yang dikenal melalui film-film aksi dan petualangan seperti Rare Exports dan Sisu. Kehadirannya menimbulkan ekspektasi tinggi bahwa prekuel ini akan menghadirkan aksi brutal sekaligus narasi yang kuat.
Kemudian, David Harbour, yang populer berkat serial Stranger Things, akan memerankan Mayor Samuel Trautman, sosok komandan militer yang memiliki peran penting dalam perjalanan hidup Rambo.
Deretan pemain pendukung yang memperkuat film ini di antaranya adalah Yao yang sebelumnya tampil dalam Sinners, kemudian Jason Tobin yang dikenal lewat serial A Thousand Blows, serta Quincy Isaiah yang mencuri perhatian melalui Winning Time: The Rise of the Lakers Dynasty. Selain itu, jajaran pemeran turut diramaikan oleh Jefferson White dari serial Yellowstone dan Tayme Thapthimthong yang pernah tampil dalam The White Lotus. Film prekuel ‘John Rambo’ dijadwalkan tayang mulai 4 Juni 2026.
Distributor film independen Vertical beberapa waktu lalu telah merilis trailer Amerika Serikat untuk ‘Rich Flu’, sebuah thriller apokaliptik bernuansa satir yang mengangkat premis unik sekaligus mengerikan: sebuah virus misterius yang hanya menyerang orang-orang kaya.
Film ini disutradarai oleh Galder Gaztelu-Urrutia, sineas yang sebelumnya dikenal lewat kesuksesan film distopia The Platform dan sekuelnya The Platform 2. Kedua film tersebut mendapat perhatian luas karena kritik tajam terhadap ketimpangan sosial, keserakahan, dan struktur masyarakat modern. Dengan ‘Rich Flu’, sang sutradara kembali mengeksplorasi tema serupa melalui pendekatan yang lebih ekstrem. Berikut ini sinopsisnya!
Cerita film ‘Rich Flu’berfokus pada Laura, seorang perempuan karier yang sedang berada di puncak kesuksesannya ketika dunia mendadak dilanda wabah mematikan yang menargetkan kalangan superkaya. Dalam waktu singkat, para miliarder, jutawan, hingga mereka yang memiliki kekayaan besar mulai berguguran akibat virus misterius tersebut.
Situasi pun berubah menjadi kekacauan global. Kepanikan meluas, sistem ekonomi mulai runtuh, dan masyarakat yang selama ini memandang kelompok elite sebagai simbol kesuksesan justru berbalik memusuhi mereka. Dalam dunia yang kacau itu, kekayaan bukan lagi sebuah keuntungan, melainkan hukuman mati.
Laura harus berjuang mempertahankan keselamatan keluarganya di tengah kondisi yang semakin tidak terkendali, ketika setiap orang kaya menjadi target virus sekaligus sasaran kemarahan publik.
Premis film ini menghadirkan pertanyaan menarik sekaligus menggelitik: bagaimana virus tersebut dapat membedakan siapa yang kaya dan siapa yang tidak? Bagaimana mekanisme penyebarannya? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang menjadi daya tarik utama sekaligus memicu perdebatan di kalangan penonton sejak trailer pertamanya dirilis.
Meski konsepnya dianggap sangat unik dan berani, sejumlah ulasan awal menyebut film ini menghadirkan respons yang beragam. Sebagian memuji keberaniannya menyindir kesenjangan ekonomi global, sementara yang lain menilai premis tersebut terlalu bergantung pada ide sensasional.
Film ini dibintangi oleh Mary Elizabeth Winstead sebagai Laura, didampingi oleh Rafe Spall, Lorraine Bracco, Dixie Egerickx, César Domboy, Timothy Spall, serta Jonah Hauer-King.
Dengan perpaduan thriller, satire sosial, dan nuansa kiamat modern, ‘Rich Flu’ berusaha menghadirkan gambaran dunia yang jungkir balik ketika kekayaan berubah dari simbol kekuasaan menjadi ancaman mematikan. Rich Flu dijadwalkan tayang terbatas di bioskop Amerika Serikat dan layanan Video on Demand (VOD) mulai 5 Juni 2026.
Sebuah thriller misteri bernuansa horor siap menghantui penonton bulan ini. Vertical resmi merilis trailer perdana ‘Time of Death’, film yang sebelumnya dikenal dengan judul Closure, sebelum akhirnya berganti nama menjelang penayangannya.
Film garapan sutradara Will Wernick ini dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat mulai 12 Juni 2026, sekaligus tersedia melalui layanan Video on Demand (VOD) dalam waktu yang berdekatan.
Mengusung atmosfer gelap dan penuh ketegangan, film ‘Time of Death’ membawa penonton ke dalam sebuah penjara tua yang nyaris ditutup karena kondisi bangunannya yang memprihatinkan. Namun di balik dinding-dinding lembap dan lorong-lorong suram tersebut, tersimpan misteri yang jauh lebih mengerikan daripada sekadar bangunan yang lapuk dimakan usia. Berikut ini sinopsisnya!
Kisah di film ‘Time of Death’berpusat pada Detektif Frank Morley yang ditugaskan menyelidiki hilangnya seorang narapidana secara misterius tanpa meninggalkan jejak sedikit pun. Penyelidikan yang awalnya tampak sederhana perlahan berubah menjadi perjalanan berbahaya yang membawanya mengungkap lapisan demi lapisan kebohongan, praktik korupsi, serta rahasia kelam yang selama bertahun-tahun terkubur rapat di balik jeruji besi.
Seiring penyelidikan berlangsung, batas antara kenyataan dan ilusi mulai memudar. Morley dihadapkan pada berbagai peristiwa aneh yang sulit dijelaskan secara logis, membuatnya mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di dalam penjara tersebut.
Trailer yang telah dirilis memperlihatkan suasana mencekam dengan pencahayaan minim, lorong-lorong kosong yang menyeramkan, serta sejumlah adegan yang mengisyaratkan kehadiran ancaman tak terlihat. Unsur psikologis dan horor atmosferik menjadi kekuatan utama film ini, menciptakan ketegangan yang terus meningkat dari awal hingga akhir.
Peran Detektif Frank Morley dipercayakan kepada aktor berbakat Michael Kelly, yang selama ini dikenal lewat berbagai peran kuat namun sering dianggap kurang mendapat sorotan besar di Hollywood. Penampilannya dalam trailer menunjukkan sosok penyelidik yang terjebak dalam labirin misteri yang semakin sulit dibedakan antara fakta dan halusinasi.
Selain Kelly, film ini juga diperkuat oleh jajaran aktor senior seperti Kevin Pollak, Dennis Haysbert, dan Mena Suvari yang turut menambah bobot akting dalam cerita penuh teka-teki tersebut.
Dari cuplikan perdana yang telah dirilis, ‘Time of Death’ tampaknya tidak hanya menawarkan misteri kriminal biasa. Film ini perlahan berkembang menjadi horor psikologis yang sarat kejutan, teror tak terduga, dan berbagai plot twist yang berpotensi membuat penonton terus menebak-nebak hingga menit terakhir.
Universal Pictures beberapa waktu lalu resmi merilis trailer utama terakhir untuk film thriller fiksi ilmiah terbaru garapan sutradara legendaris Steven Spielberg berjudul ‘Disclosure Day’. Film yang digadang-gadang menjadi salah satu proyek sci-fi terbesar tahun 2026 itu dijadwalkan tayang di bioskop mulai pertengahan Juni 2026.
Trailer terbaru tersebut langsung memancing antusiasme besar penggemar karena untuk pertama kalinya penonton diperlihatkan wujud jelas alien misterius yang selama ini hanya muncul sekilas dalam teaser sebelumnya. Sosok “pria abu-abu kecil” akhirnya muncul pada bagian akhir trailer dan langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Sebelumnya, teaser perdana film ini dirilis pada Desember lalu dan hanya memperlihatkan atmosfer misterius, kilatan cahaya UFO, serta sejumlah potongan adegan penuh teka-teki. Kemudian, cuplikan singkat saat Super Bowl semakin memperkuat rasa penasaran publik dengan menampilkan penampakan benda terbang misterius dan simbol-simbol aneh yang diduga berkaitan dengan makhluk luar angkasa.
Namun, trailer terbaru kali ini memberikan gambaran yang jauh lebih besar mengenai konflik utama film tersebut. Salah satu dialog paling mencuri perhatian berbunyi: “Jika kamu tahu bahwa kita tidak sendirian… jika seseorang membuktikannya kepadamu… apakah itu akan membuatmu takut?”
Kalimat tersebut mempertegas tema besar film yang tampaknya akan mengangkat persoalan eksistensi manusia ketika berhadapan dengan kenyataan bahwa kehidupan di luar bumi benar-benar ada.
Film ‘Disclosure Day’ menghadirkan jajaran pemain papan atas Hollywood seperti Emily Blunt, Josh O'Connor, Colin Firth, Eve Hewson, serta Colman Domingo. Film ini juga dibintangi oleh Wyatt Russell, Henry Lloyd-Hughes, Michael Gaston, dan Elliot Villar.
Selain kemunculan alien, trailer terbaru juga dipenuhi simbol visual misterius, termasuk sorotan mata manusia dengan pola konstelasi yang muncul di dalamnya. Banyak penggemar menduga Spielberg kembali menggunakan pendekatan simbolik dan emosional khasnya dalam membangun ketegangan psikologis serta rasa takjub terhadap kehidupan luar angkasa.
Nuansa film ini disebut-sebut mengingatkan publik pada karya klasik Spielberg seperti Close Encounters of the Third Kind dan E.T. the Extra-Terrestrial, tetapi dengan pendekatan yang lebih gelap, modern, dan penuh nuansa thriller konspirasi. Universal Pictures akan merilis film ‘Disclosure Day’ secara global di bioskop mulai 12 Juni 2026 mendatang.
Rumah produksi Saban Films telah resmi merilis trailer perdana ‘Badland Rising’, film yang sebelumnya dikenal dengan judul ‘Homeward’. Film ini menghadirkan thriller aksi penuh ketegangan dari Australia yang siap memacu adrenalin dan tayang mulai pertengahan bulan Juni 2026 mendatang.
Pengambilan gambar dilakukan di Gold Coast, menghadirkan latar yang kontras antara keindahan alam dan kekacauan yang terjadi. Film ini dibintangi oleh Jake Ryan, Nathan Phillips, Steve Mouzakis, serta Robert Rabiah. Disutradarai oleh Blair Moore, Berikut ini sinopsisnya!
Kisah di film ‘Badland Rising’mengikuti seorang pria biasa yang memulai perjalanan pulang selama 19 jam. Ia adalah Dave, mantan penembak jitu SAS yang kini bekerja di sektor konstruksi.
Awalnya tampak seperti rutinitas biasa, namun tanpa ia sadari, dua kriminal berbahaya tengah memburunya. Ketika motif di balik pengejaran itu terungkap, perjalanan tersebut berubah menjadi perjuangan brutal demi bertahan hidup.
Hidupnya berubah drastis ketika sebuah perampokan yang gagal terjadi di dekatnya. Ia tanpa sengaja terlibat setelah dibajak oleh para pelaku yang sedang melarikan diri, bahkan tanpa sadar membawa uang hasil kejahatan mereka.
Sejak saat itu, Dave menjadi target buruan para penjahat yang kejam. Dalam kondisi terdesak, ia berusaha pulang demi melindungi istri dan anaknya. Namun, ancaman datang dari segala arah, memicu rangkaian aksi kejar-kejaran yang berujung pada konfrontasi penuh kekerasan.
Badland Rising menawarkan kombinasi intens antara aksi cepat, emosi mendalam, dan tema tentang loyalitas serta batas pengorbanan seseorang demi keluarga. Film ini dijadwalkan tayang mulai 12 Juni 2026, siap menjadi salah satu tontonan musim panas yang penuh ledakan dan ketegangan.
Sutradara spesialis film laga penuh adrenalin, Dante Lam, kembali menghadirkan gebrakan baru lewat ‘Operation Hadal’. Film ini menjadi penutup trilogi aksi militernya yang fenomenal yang dijadwalkan tayang mulai pertengahan Juni 2026 mendatang.
Film ini dipersiapkan sebagai sajian perang modern dengan skala spektakuler, dipenuhi ledakan dahsyat, pertempuran balistik, serta ketegangan taktis yang intens sejak menit pertama.
Sebagai bagian ketiga dari rangkaian film perang garapan Lam yang sukses meraih berbagai penghargaan, ‘Operation Hadal’ tampil lebih ambisius dengan memadukan drama militer, strategi tempur, dan aksi eksplosif dalam satu paket hiburan berkelas.
Film ini disebut-sebut membawa standar baru untuk genre laga militer Asia berkat visual megah dan adegan tempur yang begitu realistis. Berikut ini sinopsisnya!
Cerita film ‘Operation Hadal’berpusat di kawasan Laut Cina Selatan yang tengah berada di ambang konflik besar. Situasi berubah menjadi ancaman mematikan ketika sebuah kapal selam nuklir berteknologi tinggi muncul dan berpotensi meluluhlantakkan wilayah pesisir selatan Tiongkok. Dalam kondisi genting tersebut, pasukan elit Sea Dragon menjadi harapan terakhir untuk menghentikan kehancuran yang mengintai.
Dipenuhi intrik bawah laut, operasi rahasia berisiko tinggi, hingga baku tembak tanpa henti, ‘Operation Hadal’ menjanjikan pengalaman menonton yang menegangkan sekaligus memacu adrenalin. Bagaimana kelengkapan kisahnya? Tunggu saja tanggal tayangnya! Film ‘Operation Hadal’ dijadwalkan tayang di bioskop mulai 16 Juni 2026 mendatang.
Netflix kembali menghadirkan adaptasi terbaru dari karya penulis thriller ternama, Harlan Coben. Kali ini, platform streaming tersebut merilis trailer resmi untuk serial misteri penuh ketegangan berjudul ‘I Will Find You’, yang dijadwalkan menjadi salah satu tontonan paling menarik musim panas ini.
Serial tersebut diadaptasi dari novel Harlan Coben yang terbit pada 2023 dengan judul yang sama. Seperti karya-karya Coben sebelumnya, cerita ini dipenuhi teka-teki, rahasia keluarga, dan kejutan yang membuat penonton terus menebak-nebak hingga akhir.
Trailer yang baru dirilis langsung mengundang rasa penasaran. Pertanyaan demi pertanyaan muncul sejak awal cerita: benarkah seorang anak yang diyakini telah meninggal ternyata masih hidup? Siapa yang menyembunyikan kebenaran selama ini? Dan apa sebenarnya yang terjadi di balik tragedi yang menghancurkan sebuah keluarga? Berikut ini sinopsisnya!
Kisah di film ‘I Will Find You’berpusat pada seorang ayah yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan membunuh putranya sendiri. Selama bertahun-tahun ia hidup dalam bayang-bayang tragedi tersebut. Namun segalanya berubah ketika muncul bukti mengejutkan yang mengindikasikan bahwa sang anak kemungkinan masih hidup.
Temuan itu memaksanya melakukan segala cara untuk mengungkap kebenaran. Dalam perjuangannya, ia harus keluar dari balik jeruji dan menyusuri jejak misteri yang selama ini tersembunyi demi menemukan putranya.
Tokoh utama dalam serial ini diperankan oleh Sam Worthington, yang dikenal luas lewat franchise film Avatar. Ia beradu akting dengan Britt Lower yang mendapat banyak pujian melalui serial Severance. Deretan pemain lainnya juga tidak kalah menarik, termasuk Milo Ventimiglia, Logan Browning, Erin Richards, Chi McBride, serta Jonathan Tucker.
Meski Harlan Coben bertindak sebagai produser, kursi showrunner dipercayakan kepada Robert Hull yang sebelumnya terlibat dalam serial populer seperti Gotham, God Friended Me, dan reboot Quantum Leap.
Dari cuplikan perdananya, ‘I Will Find You’ menawarkan kombinasi drama keluarga yang emosional dengan misteri kriminal yang penuh ketegangan. Setiap adegan tampaknya dirancang untuk membuat penonton terus bertanya-tanya: siapa yang bertanggung jawab atas hilangnya sang anak, mengapa rahasia itu disembunyikan, dan siapa saja pihak yang terlibat dalam konspirasi tersebut?
Sutradara kontroversial Uwe Boll kembali mengguncang dunia perfilman lewat proyek aksi terbarunya berjudul ‘Citizen Vigilante’. Kali ini, ia menggandeng aktor Armie Hammer yang pernah menjadi bintang papan atas Hollywood sebelum terseret berbagai kontroversi besar.
Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada akhir Juni 2026 melalui label distribusi Quiver Distribution. Dalam film ini, Hammer memerankan sosok pria yang memilih menegakkan hukum dengan caranya sendiri. Ia memburu para pelaku kejahatan tanpa belas kasihan hingga aksinya menarik perhatian publik dan menjadikannya sensasi media sosial. Namun, popularitas itu juga menyeretnya ke konflik panas dengan kepala kepolisian setempat yang menentang metode brutalnya.
Selain Hammer, film ini turut diperkuat penampilan Costas Mandylor, Jenny Paris, serta Benjamin Schnau. Adegan laga dalam film digarap oleh koreografer seni bela diri Mike Möller yang dikenal lewat film One Million K(l)icks dan Ultimate Justice.
Menariknya, proyek ini awalnya menggunakan judul The Dark Knight. Namun, nama tersebut akhirnya diganti setelah mendapat keberatan dari Warner Bros. karena dianggap terlalu identik dengan waralaba superhero legendaris mereka.
Banyak pihak menilai ‘Citizen Vigilante’ sebagai upaya besar kebangkitan karier Armie Hammer setelah lama menghilang dari industri hiburan akibat berbagai tuduhan pelecehan seksual yang menghantam reputasinya.
Sementara itu, Uwe Boll juga tengah menyiapkan proyek lain bertajuk 23 Years Later: Return to Zombie Island, sekuel resmi dari film horor kultus House of the Dead rilisan 2003. Proyek tersebut bahkan telah diperkenalkan melalui platform pendanaan publik Indiegogo dengan janji menghadirkan nuansa liar dan penuh energi khas film aslinya.
Meski kerap menuai kritik tajam sepanjang kariernya, Boll tetap dianggap memiliki kemampuan kuat dalam menggarap film aksi. Beberapa karya seperti Rampage dan Assault on Wall Street disebut-sebut menjadi bukti bahwa ia bukan sekadar sutradara sensasional, melainkan juga pembuat film dengan gaya brutal yang khas dan penuh intensitas.
Rumah produksi A24 kembali mengguncang pecinta film dengan merilis trailer promo terbaru untuk ‘The Death of Robin Hood’. Film ini menjadi sebuah interpretasi ulang yang jauh lebih kelam dari kisah klasik pahlawan rakyat Inggris.
Dengan tagline mencolok, ‘Legenda itu bohong’, film ini menjanjikan sudut pandang yang berbeda dari cerita yang selama ini dikenal. Film ini digarap oleh Michael Sarnoski, yang sebelumnya dikenal lewat karya seperti ‘Pig’ dan ‘A Quiet Place: Day One’.
Gaya penyutradaraannya yang intens dan atmosferik terlihat jelas dalam trailer terbaru, yang menampilkan visual suram dan berkabut khas Dataran Tinggi Skotlandia, lokasi persembunyian sang legenda. Peran Robin Hood versi tua dibawakan oleh Hugh Jackman, didampingi jajaran pemain kuat seperti Jodie Comer, Bill Skarsgard, Murray Bartlett, dan Noah Jupe. Kombinasi ini menghadirkan daya tarik tersendiri bagi penggemar film thriller bernuansa gelap. Berikut ini sinopsisnya!
Dalam versi ini, Robin Hood digambarkan sebagai sosok yang menua dan dihantui masa lalu kelam penuh kekerasan. Setelah menjalani hidup sebagai pelaku kejahatan dan pembunuhan, ia mengalami luka serius dalam sebuah pertempuran yang diyakini sebagai yang terakhir.
Dalam kondisi kritis, ia justru berada di bawah perawatan seorang perempuan misterius di sebuah pulau terpencil, yang memberinya kesempatan kedua untuk bertahan hidup. Dengan nuansa lebih realistis, kasar, dan emosional, film ini tampaknya akan menjadi salah satu reinterpretasi paling berani dari kisah Robin Hood. Film ‘The Death of Robin Hood’ dijadwalkan tayang di bioskop nasional mulai 19 Juni 2026 mendatang.
Netflix beberapa waktu lalu mengungkap trailer perdana film kriminal epik ‘In the Hand of Dante’, sebuah proyek ambisius yang mempertemukan sejumlah nama besar Hollywood dalam satu layar. Dibintangi oleh Oscar Isaac, Jason Momoa, dan Gerard Butler, film ini digadang-gadang menjadi salah satu rilisan paling prestisius tahun 2026.
Film ini merupakan adaptasi dari novel kultus berjudul sama karya Nick Tosches yang terbit pada 2002. Kursi sutradara ditempati oleh Julian Schnabel yang juga menulis skenario bersama Louise Kugelberg. Schnabel dikenal melalui karya-karya artistik seperti The Diving Bell and the Butterfly dan At Eternity's Gate.
Dari cuplikan yang ditampilkan, ‘In the Hand of Dante’ menghadirkan kombinasi unik antara drama kriminal, sastra klasik, spiritualitas, intrik mafia, dan eksplorasi artistik yang jarang ditemukan dalam satu film. Skala cerita yang melintasi abad, visual yang berani, serta jajaran pemain kelas atas membuat film ini langsung masuk dalam daftar tontonan yang paling dinantikan tahun ini.
Trailer yang baru dirilis langsung menampilkan skala cerita yang megah dengan dua alur waktu berbeda yang saling terhubung. Dalam film ini, Oscar Isaac mendapat tantangan besar dengan memerankan dua tokoh sekaligus, yaitu penulis modern Nick Tosches dan penyair legendaris Italia Dante Alighieri. Berikut ini sinopsisnya!
Kisah di film ‘In the Hand of Dante’ di era modern berfokus pada Nick Tosches yang terseret ke dalam dunia kejahatan terorganisasi setelah diminta memverifikasi keaslian manuskrip asli karya monumental Dante, The Divine Comedy, yang dikabarkan diselundupkan keluar dari Vatikan.
Di sisi lain, alur abad ke-14 menggambarkan perjalanan Dante dalam mencari inspirasi dan pergulatan batin saat menyusun mahakarya sastra yang kelak mengubah sejarah. Keunikan film ini semakin terasa melalui pendekatan visualnya.
Adegan yang berlatar masa kini disajikan dengan warna-warna yang kaya dan dinamis, sedangkan kisah Dante ditampilkan dalam format hitam-putih artistik yang memberi nuansa puitis sekaligus dramatis.
Selain Oscar Isaac, film ini turut diperkuat oleh deretan aktor papan atas seperti Gal Gadot, Al Pacino, dan John Malkovich. Namun salah satu kejutan terbesar adalah keterlibatan Martin Scorsese yang tidak hanya berada di balik layar sebagai sineas legendaris, tetapi juga tampil sebagai aktor dengan memerankan sosok mentor bagi Dante.
Setelah melangsungkan pemutaran perdana di Venice International Film Festival tahun lalu, film tersebut dijadwalkan hadir secara terbatas di bioskop mulai 12 Juni 2026 sebelum dirilis secara global melalui Netflix pada 24 Juni 2026.
Penggemar film perang kembali disuguhkan tontonan penuh adrenalin lewat trailer perdana ‘Lucky Strike’ yang resmi dirilis oleh Saban Films dan Roadside Attractions. Digarap oleh Rod Lurie, film aksi-thriller bertema Perang Dunia II ini dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat mulai akhir Juni 2026.
Trailer film menampilkan atmosfer perang yang intens dengan kombinasi aksi bertahan hidup, ledakan besar, hingga ketegangan psikologis di tengah medan tempur bersalju. Film ini juga menjadi reuni antara Rod Lurie, produser Marc Frydman, dan Scott Eastwood setelah sebelumnya bekerja sama dalam film The Outpost.
Selain Scott Eastwood, film ini turut diperkuat jajaran aktor ternama seperti Colin Hanks, Aunjanue Ellis-Taylor, dan Taylor John Smith. Berikut ini sinopsisnya!
Film menghadirkan kisah menegangkan tentang seorang tentara Amerika yang terluka dan terjebak di belakang garis pertahanan Jerman saat peristiwa bersejarah Battle of the Bulge berlangsung.
Dalam situasi penuh tekanan, sang prajurit harus bertahan hidup sambil menghindari serangan pasukan Panzer Nazi yang terus bergerak maju. Ia hanya mengandalkan kecerdikan serta perangkat komunikasi Motorola SCR-300, radio ransel canggih yang kala itu menjadi teknologi baru pada akhir Perang Dunia II.
Dari cuplikan trailer yang dirilis, ‘Lucky Strike’ diprediksi menghadirkan perpaduan drama perang realistis dan aksi survival yang intens, sekaligus mengangkat kisah heroik yang terinspirasi dari peristiwa nyata pada masa Perang Dunia II. Film ‘Lucky Strike’ dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat mulai 26 Juni 2026 mendatanag.
Nah, deretan film dan serial yang hadir pada Juni 2026 menawarkan ragam pilihan hiburan dengan skala produksi besar, cerita yang unik, serta jajaran pemain papan atas. Mulai dari aksi penuh ledakan, misteri yang menguras pikiran, kisah perang yang menegangkan, hingga petualangan fiksi ilmiah yang memukau, semuanya siap memberikan pengalaman menonton yang berbeda bagi para penikmat film. Selamat menonton!