Ulul Azmi merujuk kepada nabi dan rasul yang memiliki keteguhan hati, kesabaran, serta ketabahan luar biasa dalam menjalankan dakwah dan menghadapi berbagai rintangan dari kaumnya.
Kelima rasul tersebut juga dikenal sebagai pembawa syariat yang besar. Mereka tetap teguh menyampaikan risalah tauhid meski menghadapi penolakan, ancaman, hingga berbagai ujian berat.
Artinya: "Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari para nabi dan dari engkau sendiri (Muhammad), dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh." (QS Al-Ahzab: 7).
Berikut lima nabi dan rasul yang termasuk Ulul Azmi beserta mukjizat yang diberikan Allah SWT.
1. Nabi Nuh AS Nabi Nuh AS termasuk rasul pertama yang diutus ke bumi setelah Nabi Adam AS. Beliau diutus untuk mengajak kaumnya menyembah Allah SWT dan meninggalkan penyembahan terhadap berhala.
Nabi Nuh AS berdakwah dalam waktu yang sangat panjang. Al-Qur'an menyebutkan bahwa ia berada di tengah kaumnya selama 950 tahun. Namun, hanya sedikit dari kaumnya yang beriman.
Menghadapi penolakan yang berlangsung selama berabad-abad, Nabi Nuh AS kemudian berdoa kepada Allah SWT agar membinasakan orang-orang yang tetap kafir.
Doa tersebut bukan semata-mata karena ketergesa-gesaan, melainkan setelah Nabi Nuh AS menyaksikan sendiri bagaimana kerasnya penolakan kaumnya selama ratusan tahun.
MukjizatNabi Nuh AS yang paling dikenal adalah bahtera yang dibuat atas perintah Allah SWT. Bahtera tersebut menjadi sarana penyelamatan bagi Nabi Nuh AS dan orang-orang yang beriman ketika Allah SWT menurunkan banjir besar sebagai azab bagi kaum yang mendustakan risalahnya.
2. Nabi Ibrahim AS Nabi Ibrahim AS merupakan salah satu nabi yang menghadapi tantangan berat ketika berdakwah kepada masyarakat penyembah berhala. Sejak muda, Nabi Ibrahim AS dikenal kritis terhadap tradisi penyembahan berhala yang dilakukan kaumnya. Ia mengajak mereka untuk hanya menyembah Allah SWT.
Salah satu kisah paling terkenal adalah ketika Nabi Ibrahim AS menghancurkan berhala-berhala kaumnya. Beliau hanya menyisakan satu berhala terbesar dan meletakkan kapak di tangannya.
Tindakan tersebut dilakukan sebagai cara untuk menunjukkan kepada kaumnya bahwa berhala-berhala itu tidak memiliki kekuatan dan tidak mampu memberikan manfaat maupun mudarat.
Nabi Ibrahim AS kemudian mendapat hukuman dengan dilemparkan ke dalam api. Namun, atas izin Allah SWT, api tersebut tidak membakar tubuh Nabi Ibrahim AS. Peristiwa ini menjadi salah satu mukjizatNabi Ibrahim AS yang paling dikenal.
3. Nabi Musa AS Nabi Musa AS diutus untuk berdakwah kepada Fir'aun dan menyelamatkan Bani Israil dari penindasan. Salah satu mukjizatNabi Musa AS yang paling terkenal adalah membelah laut dengan tongkatnya.
Ketika Nabi Musa AS dan Bani Israil melarikan diri dari Mesir, Fir'aun beserta pasukannya mengejar mereka. Bani Israil akhirnya terpojok di tepi laut. Dalam kondisi tersebut, Allah SWT memerintahkan Nabi Musa AS memukulkan tongkatnya ke laut.
Atas izin Allah SWT, laut kemudian terbelah sehingga terbentuk jalan yang dapat dilalui Nabi Musa AS dan Bani Israil.
Artinya: "Lalu Kami wahyukan kepada Musa, 'Pukullah laut itu dengan tongkatmu.' Maka terbelahlah laut itu dan setiap belahan seperti gunung yang besar." (QS Asy-Syu'ara: 63).
Bani Israil kemudian berhasil menyeberangi laut. Fir'aun dan pasukannya yang mengejar mereka ikut masuk ke jalan tersebut. Ketika Bani Israil telah selamat, Allah SWT mengembalikan laut seperti semula. Fir'aun beserta pasukannya pun tenggelam.
Mukjizat lain Nabi Musa AS adalah tongkatnya yang dapat berubah menjadi ular dan tangannya yang dapat memancarkan cahaya sebagai tanda kenabiannya.
4. Nabi Isa AS Nabi Isa AS merupakan rasul yang diutus kepada Bani Israil. Allah SWT memberikan sejumlah mukjizat kepadanya sebagai tanda kenabian. Salah satunya adalah kemampuan menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang yang menderita penyakit kusta.
Artinya: "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuatkan untukmu sesuatu dari tanah berbentuk seperti burung, lalu aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan izin Allah. Aku menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit kusta. Aku menghidupkan orang-orang mati dengan izin Allah. Aku beritahukan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat suatu tanda bagimu jika kamu orang-orang beriman." (QS Ali Imran: 49).
Selain itu, beberapa mukjizatNabi Isa AS yang disebutkan dalam Al-Qur'an antara lain: lahir tanpa seorang ayah, dapat berbicara ketika masih berada dalam buaian, membentuk burung dari tanah dan menjadikannya hidup dengan izin Allah SWT, menyembuhkan orang buta sejak lahir, menyembuhkan penyakit kusta, menghidupkan orang yang telah meninggal dengan izin Allah SWT dan mengetahui sebagian hal yang dimakan dan disimpan oleh kaumnya.
Seluruh mukjizat tersebut terjadi atas izin Allah SWT, bukan karena kekuatan Nabi Isa AS secara mandiri.
5. Nabi Muhammad SAW Nabi Muhammad SAW merupakan rasul terakhir sekaligus penutup para nabi. Allah SWT memberikan sejumlah mukjizat kepada beliau. Salah satu mukjizatNabi Muhammad SAW yang dikenal luas adalah peristiwa terbelahnya bulan.
Artinya: "Dari Anas, ia berkata: 'Penduduk Makkah meminta Nabi agar menunjukkan suatu bukti kenabian kepada mereka, maka Nabi Muhammad menunjukkan terbelahnya bulan.'" (HR Bukhari).
Selain terbelahnya bulan, mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW adalah Al-Qur'an. Al-Qur'an menjadi mukjizat yang terus ada dan dapat disaksikan umat manusia hingga akhir zaman. Kemukjizatannya mencakup bahasa, kandungan, petunjuk, serta ajaran yang dibawanya.
MukjizatNabi Muhammad SAW lainnya antara lain peristiwa Isra dan Mi'raj, air yang memancar dari sela-sela jari beliau, makanan yang menjadi cukup untuk banyak orang, serta terkabulnya doa beliau terkait hujan.