Doa yang Dibaca Rasulullah saat Hujan Turun
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Sejumlah wilayah di Indonesia tengah memasuki musim penghujan. Dalam ajaran Islam, turunnya air hujan dipandang sebagai anugerah sekaligus rezeki dari Allah SWT yang patut disyukuri dan tidak boleh diingkari.
Selain itu, hujan juga termasuk salah satu dari lima perkara gaib (mafatihul ghaib) yang hanya Allah SWT yang mengetahui secara pasti kapan akan terjadi. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa ketika hujan turun.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mencontohkan amalan tersebut. Dalam riwayat Shahih al-Bukhari disebutkan bahwa ketika melihat hujan turun, beliau membaca doa:
اللَّهُمَّ صَيِّباً نافِعاً
Doa tersebut dibaca Rasulullah sebanyak dua hingga tiga kali. Membaca doa saat hujan turun dianjurkan karena waktu tersebut termasuk momen yang mustajab untuk berdoa.
Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
اطْلُبُوا اسْتِجابَةَ الدّعاءِ عِنْدَ التِقاءِ الجُيُوشِ وَإقَامَةِ الصَّلاةِ وَنُزُولِ الغَيْثِ
Artinya, “Carilah waktu mustajab untuk berdoa ketika perang berkecamuk, saat iqamah shalat, dan ketika turunnya hujan.”
Hujan merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang membawa banyak manfaat bagi kehidupan. Selain menyuburkan tanah dan mendukung pertanian, hujan juga menjadi sarana pembersih lingkungan dari debu dan kotoran.
















