Doa Mustajab Ala Rasulullah saat Ekonomi Global Penuh Ketidakpastian
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Masyarakat dunia di sejumlah negara sedang diguncang masalah ekonomi usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kebijakan impor dengan persentase yang sangat tinggi. Kondisi ini mengakibatkan naiknya nilai tukar mata uang di masing-masing negara, termasuk di Indonesia.
Ketika kondisi tersebut dibiarkan, tidak menuntut kemungkinan akan berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, penghasilan yang kian berkurang hingga adanya ancaman hilangnya lapangan pekerjaan. Kondisi mencekam itu jelas akan menghambat kesejahteraan masyarakat, tidak hanya di Indonesia tetapi masyarakat global.
Selain kebijakan Donald Trump, kondisi ekonomi global sejak awal tahun ini memang penuh ketidakpastian. Hal itu dapat dilihat dari rilis yang dikeluarkan Dana Moneter Internasional (IMF) awal Januari 2025 lalu, yang menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2025 masih berjalan lamban.
Sebagai umat yang beragama, masyarakat tidak boleh berputus asa dengan kondisi bangsa dan dunia yang tidak baik-baik saja. Suka tidak suka, mau tidak mau, kenyataan adalah teman sejati yang harus dihadapi. Umat Islam di Indonesia misalnya, tidak boleh menjadikan ini sebagai alasan untuk mengeluh segala problem kehidupan.
Sebagai umat yang beriman, doa dan dzikir adalah cara terbaik mengadukan segala masalah yang ada di dunia ini. Lalu doa apa yang dibaca? umat Islam tidak perlu khawatir, sebab Rasulullah sendiri telah mencontohkan melalui hadist sebagai berikut:
Amalan ini termasuk perkara yang dianjurkan Rasul SAW kepada sejumlah sahabatnya dengan faidah melonggarkan saluran-saluran rezeki. Hadist ini disebutkan Abu Bakar bin Sayid M Syatho Dimyathi yang dikutip dalam kitab Hasyiyah I‘anatut Thalibin ala Fathil Mu‘in.
















