Tak Main-main, Begini Ternyata Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadan
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Saat ini umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1446 H. Salah satu keistimewaan di bulan Ramadan ini yaitu diutamakannya pahala sedekah Ramadan. Hal ini sebagaimana hadist Rasulullah saw, sebagai berikut:
عَنْ اَنَسٍ قِيْلَ يَارَسُولَ اللهِ اَيُّ الصَّدَقَةِ اَفْضَلُ؟ قَالَ: صَدَقَةٌ فِى رَمَضَانَ
Artinya: Dari Anas dikatakan, Wahai Rasulullah, sedekah apa yang nilainya paling utama? Rasul menjawab, “Sedekah di bulan Ramadan” (HR At-Tirmidzi).
Dilansir dari NU Online, para sahabat juga menyaksikan kedermawanan dan kemurahan hati Rasulullah pada bulan Ramadhan dibanding bulan lainnya. Mereka menyaksikan Rasulullah lebih sering berbagi pada bulan Ramadan sebagaimana riwayat Bukhari dan Muslim berikut ini:
كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ (أَجْوَدَ) مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ
Artinya: Rasulullah saw adalah orang paling dermawan di antara manusia lainnya, dan ia semakin dermawan saat berada di bulan Ramadan (HR Bukhari dan Muslim).
Dari sini kemudian para ulama menarik kesimpulan bahwa agama Islam memotivasi umatnya untuk berbagi terutama pada bulan Ramadan dan khususnya 10 hari terakhir.
ويسن الإكثار من الصدقة في رمضان لا سيما في عشره الأواخر
Artinya: Seseorang dianjurkan untuk memperbanyak berbagi pada bulan Ramadan, terlebih lagi pada 10 hari terakhirnya (Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Bandung, Syirkah Al-Maarif: tanpa tahun], halaman 183).


















