Bacaan Doa Kamilin, Dibaca di Akhir Salat Tarawih
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Setiap pelaksanaan salat tarawih di bulan Ramadan, umat Islam lazim mendengar pembacaan doa kamilin di penghujung ibadah. Doa tersebut biasanya dibacakan oleh bilal atau petugas salat tarawih setelah rangkaian rakaat dan witir selesai dilaksanakan.
Doa kamilin dibaca secara lengkap selama pelaksanaan tarawih di bulan suci Ramadan. Tradisi ini telah mengakar di berbagai masjid di Indonesia dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari suasana ibadah malam Ramadan.
Penamaan doa kamilin merujuk pada kata “kâmilîn” yang terdapat pada kalimat awal doa tersebut. Secara bahasa, “kâmilîn” berarti orang-orang yang sempurna. Dalam konteks doa, makna itu dipahami sebagai permohonan kepada Allah agar dijadikan hamba dengan keimanan yang sempurna.
Dalam sejarah Islam, salat tarawih merupakan ibadah sunnah yang dapat dilakukan secara sendiri maupun berjamaah. Ibadah ini dilaksanakan setiap malam setelah salat Isya selama bulan Ramadan. Praktik tarawih berjamaah telah berlangsung sejak masa Umar bin Khattab, yang kemudian membiasakan pelaksanaannya secara teratur di masjid.
Berikut ini doa kamilin lengkap dalam teks Arab, Latin dan terjemah Bahasa Indonesia:
















