Jauhi Dunia Sejenak, Dekati Akhirat di Bulan Suci Ramadhan
Kiki Yuli Rosita
RAMADHAN adalah bulan yang penuh berkah di antara bulan-bulan yang lain. Bulan ini memiliki begitu banyak keistimewaan dari Allah SWT. Pada bulan suci ini dianjurkan bagi seluruh umat Islam mulai mendekatkan diri kepada Allah dan mengesampingkan dunia untuk sesaat.
Ibadah yang dilakukan manusia pada bulan ini akan lebih spesial dibandingkan mengerjakannya di bulan lain. Pasalnya, bulan Ramdhan adalah bulan di mana kita menjaga semua perilaku dan nafsu untuk mendapatkan ridha Allah SWT. Manusia akan berlomba-lomba unruk mendapatkan pahala kebaikan dari setiap ibadah yang dijalankannya.
Diriwayatkan oleh Bukhari, 1761 dan Muslim, 1946
عن أَبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قال : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : قَالَ اللَّهُ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu berkata, Rasulullah Shallallahu’alai wa sallam bersabda, “Allah berfirman, ‘Semua amal anak Adam untuknya kecuali puasa. Ia untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.”
Melakukan ibadah sebanyak-banyaknya pada bulan Ramadhan merupakan bentuk wujud cinta kasih dan silaturahmi kita dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kelak seluruh amal ibadah yang kita jalankan akan dibalas langsung oleh Allah SWT.
Mendekatkan diri pada Allah SWT adalah kewajiban bagi setiap muslim. Segala hal yang kita lalui mulai dari hal sulit maupun menyenangkan merupakan kehendak yang telah Allah berikan kepada kita sebagai alarm untuk selalu mendekatkan diri pada-Nya.
Allah sangat menyukai hamba yang taat dan dekat kepada-Nya dan bulan Ramadhan merupakan sebuah momentum untuk kita dalam mewujudkan hal tersebut.















