Ilustrasi takjil di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. (Foto: Instagram/ Masjid Raya Sheikh Zayed)
SELAMA menjalankan ibadah puasa, orang yang melaksanakannya akan menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Biasanya, salah satu kegiatan untuk mengisi waktu luang menjelang berbuka puasa yaitu ngabuburit. Ngabuburit sendiri merupakan istilah yang digunakan oleh orang Indonesia untuk menunjukkan yang dilakukan pada sore hari sembari menunggu azan magrib pertanda waktu buka tiba.
Saat ngabuburit, biasanya seseorang akan berkumpul bersama teman atau saudara maupun keluarga dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan, seperti nongkrong dan ngobrol di suatu tempat, mencari makanan untuk berbuka puasa, hingga bermain game .
Padahal, ngabuburit juga dapat menjadi kegiatan bermanfaat dan bernilai pahala yang akan membuat puasa menjadi lebih bermakna baik untuk meningkatkan keimanan maupun ketaqwaan.
Dilansir dari NU Online, berikut ini kegiatanngabuburit yang tidak membuat bosan dan sekaligus mendatangkan ganjaran berlimpah, yaitu:
1. Membaca Al-Qur'an
Ibnu Rajab Al-Hambali dalam Bughyatul Insān fī Wadzā’ifi Ramadhan, menjelaskan anjuran untuk memperbanyak baca Alquran di bulan puasa dengan mengutip hadits berikut,
Artinya: “Dari Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah saw adalah manusia yang paling lembut terutama pada bulan Ramadhan ketika malaikat Jibril as menemuinya, dan adalah Jibril mendatanginya setiap malam di bulan Ramadhan, dimana Jibril mengajarkannya Al-Quran. Sungguh Rasulullah saw orang yang paling lembut daripada angin yang berhembus.” (HR Al-Bukhari).
Bulan Ramadhan juga dikenal sebagai syahrul quran, sebab pada bulan mulia ini, Alquran diturunkan kepada Nabi Muhammad. Rasulullah saw juga menjadikan momentum Ramadhan untuk memberikan perhatian lebih kepada Alquran.
2. Berbagi Takjil
Diriwayatkan oleh At-Tarmizi, Rasulullah bersabda yang bunyinya:
Artinya: “Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR At-Tirmidzi).
Pada bulan ramadhan, orang islam akan berlomba bersedekah. Dan Takjil yang merupakan makanan atau minuman untuk mengawali buka puasa biasanya banyak yang dibagikan secara cuma-cuma.
3. Beri’tikaf di Masjid
Rasulullah saw. dalam satu hadits disebutkan, mengatakan:
Artinya: "Rasulullah saw melaksanakan i’tikaf pada sepuluh (malam) terakhir dari bulan Ramadhan sampai beliau wafat, lalu (dilanjutkan) istri-istrinya yang i’tikaf sepeninggalnya." (HR Al-Bukhari).
Menghabiskan waktu ngabuburit dengan beri’tikaf di masjid akan mendapat pahala yang berlimpah. I’tikaf dilaksanakan dengan cara berdiam diri di dalam masjid sembari perbanyak melakukan ibadah seperti shalat sunah, dzikir, dan membaca Alquran.
4. Mendatangi Majelis Ilmu
Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu dibanding ahli ibadah seperti keutamaan bulan di malam purnama dibanding seluruh bintang- bintang.” (HR Abu Dawud).
Dengan demikian, dari pada kegiatanngabuburit terasa kurang bermanfaat alangkah baiknya untuk mendatangi majelis ilmu. Atau di era yang serba digital seperti sekarang, tentu tidak sedikit bertebaran kajian yang mengandung nilai keislaman di media sosial untuk ditonton maupun didengarkan. Bahkan, tidak sedikit kiai-kiai yang melakukan live streaming pengajian dan berceramah.