Massa Aksi yang mengepung kantor PSI DIY (Foto: Ist)
YOGYAKARTA, (ERAKINI)-Massa Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan (Paman Usman) menggeruduk kantor DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Aksi massa ini buntut pernyataan politikus PSI Ade Armando yang menyinggung soal politik dinasti di DIY.
Massa tiba pukul 13.30 WIB dengan membawa poster bergambar Ade Armando yang terlihat telah dicoret silang. Setelah kurang lebih satu jam berorasi secara bergantian, termasuk perwakilan DIY juga memberikan keterangan kepada massa, kemudian massa membubarkan diri secara tertib.
Ketua Sekber Keistimewaan yang juga penginisiasi aksi ini, Widihasto, menjelaskan tuntutan pihaknya kepada PSI, yakni meminta langkah politik yang konkret terhadap Ade Armando.
"Tuntutan kami jelas, supaya PSI secara kelembagaan melakukan tindakan yang kongkret atas apa yang dilakukan kadernya, Ade Armando," kata Widihasto.
"Saya kira tidak bisa bahwa itu dikatakan sebagai tindakan pribadi Ade Armando, tidak bisa. Karena dia adalah caleg dan dia pengurus DPP. Harus ada sikap politik yang jelas dari PSI kepada Ade Armando," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum(Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep memberikan teguran keras kepada Ade Armando, salah satu kader partai tersebut yang berkomentar terkait politik dinasti di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengatakan, saat ini masih dilakukan pembahasan dalam internal partai, namun sudah ada teguran keras dari Kaesang selaku ketua umum partai.
"(Untuk sanksi) masih dirapatkan, tapi sudah ada teguran keras langsung dari Mas Kaesang," kata Grace.
Grace menjelaskan, terkait pernyataan politik dinasti di DIY yang dilontarkan oleh Ade Armando tersebut, yang bersangkutan sudah membuat video permintaan maaf dan menyatakan bahwa keterangan tersebut atas nama pribadi dan bukan atas nama partai.
Menurutnya, dalam waktu dekat, Kaesang Pangarep akan menyampaikan keterangan resmi terkait pernyataan yang dikeluarkan oleh Ade Armando tersebut. Ia menilai, pernyataan Ade Armando itu dikeluarkan untuk menanggapi dinamika yang terjadi di masyarakat.
"Mas Ketum akan membuat pernyataan, akan bicara. Tapi bahwa Ade Armando sudah membuat video permintaan maaf dan pernyataan tersebut merupakan atas nama pribadi," ujarnya.
Sebagai informasi, politisi PSI Ade Armando menyampaikan kritik kepada para mahasiswa khususnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM), yang menggelar aksi protes terkait politik dinasti.
Ade Armando menyebut bahwa BEM UI dan BEM UGM ironi, karena sesungguhnya Daerah Istimewa Yogyakarta yang mempraktikkan politik dinasti. Hal itu disampaikan Ade Armando lewat akun X miliknya, @adearmando61.
Banyaknya desakan, terutama dari ketua umumnya sendiri, akhirnya politikus PSI Ade Armando menyampaikan permohonan maaf berkaitan dengan pernyataannya terkait dinasti politik sebenarnya ada di Yogyakarta.
"Saya ingin ajukan permohonan maaf sebesar-besarnya seandainya video saya terakhir tentang politik dinasti telah menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Ade Armando lewat video yang diunggah di akun X-nya, @adearmando61, Senin (4/12/203).