Berasal dari Keluarga Sederhana, Dewi Berhasil Lulus S3 UGM di Usia 26 Tahun
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Indonesia. Dewi Agustiningsih, alumni Program Pascasarjana Studi Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, menjadi sorotan publik berkat capaian luar biasa: lulus program doktoral di usia 26 tahun.
Dewi mengikuti prosesi wisuda bersama 1.455 mahasiswa UGM lainnya pada Rabu (23/4/2025) lalu. Dari jumlah tersebut, 1.263 mahasiswa meraih gelar magister, 83 menyelesaikan pendidikan spesialis, 17 subspesialis, dan 92 lainnya meraih gelar doktor, termasuk Dewi di antaranya.
Tak hanya sekadar lulus, Dewi mencatatkan diri sebagai lulusan doktor termuda dan tercepat dalam sejarah UGM. Di saat rata-rata masa studi program doktoral di UGM mencapai 4 tahun 7 bulan, Dewi berhasil menyelesaikannya dalam waktu hanya 2 tahun 6 bulan 13 hari. Ia juga dinyatakan sebagai lulusan doktor termuda dengan usia 26 tahun 6 bulan, jauh lebih muda dibandingkan rerata usia lulusan doktor UGM yang mencapai 42 tahun 6 bulan 16 hari.
Saat ini, Dewi berkiprah sebagai dosen di Program Studi Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB). Perjalanan akademiknya penuh inspirasi. Ia merupakan lulusan S1 Kimia UGM tahun 2020, kemudian melanjutkan pendidikan magister dan doktoral di kampus yang sama melalui Program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), dan menuntaskan kedua jenjang tersebut pada 2022 dan 2025.
Dalam keterangannya, Dewi menyampaikan bahwa kesuksesan tersebut tidak lepas dari perjuangan keras melawan keterbatasan ekonomi. Saat menempuh studi S1, ia menjadi penerima beasiswa Bidikmisi dan harus mengatur uang saku Rp600 ribu per bulan untuk kebutuhan kos, makan, dan kuliah.















