Majelis Masyaikh Dorong Pesantren Serap Dana Abadi
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Majelis Masyayikh mendorong kalangan pesantren untuk berpartisipasi aktif menyerap Dana Abadi Pesantren untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi para alumni pesantren.
"Sayang sekali masih sedikit pesantren yang tahu dan sadar mengenai Dana Abadi Pesantren," ujar Ketua Majelis Masyayikh KH. Abdul Ghofarrozin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (9/11/2023).
Dalam acara Sosialisasi UU No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren bertema "Profil Santri Indonesia, Dewan Masyayikh, dan Rancangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Pesantren", ia mengatakan saat ini banyak alumni pesantren yang susah payah mencari pembiayaan pendidikan untuk jenjang yang lebih tinggi di luar negeri.
"Terkadang ia mendapatkan beasiswa seadanya yang tidak linier dengan basis ilmu sebelumnya. Maka dengan adanya dana abadi pesantren, ia dapat mengajukan dana untuk melanjutkan ke sekolah pilihannya sendiri, dengan biaya dari pemerintah," katanya.
Acara sosialisasi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Ash-Shofwah Al-Hidayah, Pendowo, Kranggan, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (9/11), Abdul Ghofarrozin menyampaikan pada 2023 ini pemerintah menyiapkan dana khusus untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pesantren sebesar Rp250 miliar, namun sampai bulan November ini hanya sedikit yang terserap.

















