MADINAH, (ERAKINI) - Operasional kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah memasuki hari ke-4 pada Sabtu (25/4/2026). Hingga pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS), tercatat sebanyak 52 kelompok terbang (kloter) dengan total 20.330 jemaah telah tiba di Kota Nabi.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.972 jemaah merupakan lanjut usia (lansia) yang mendapatkan perhatian khusus dalam layanan kedatangan," ujar Kepala Daker (Kadaker) Bandara Abdul Basir kepada Media Center Haji (MCH).
Dia merinci, satu jemaah wafat. Selain itu, satu jemaah lainnya mengalami gangguan kesehatan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Adapun jemaah yang sakit diketahui bernama Mila Halim Azim (45), asal Embarkasi Makassar. Setibanya di Madinah, ia langsung dirujuk menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Muwasat untuk menjalani perawatan intensif.
"Hingga kini, kondisi yang bersangkutan masih dalam pemantauan petugas kesehatan. Adapun kedatangan terakhir pada hari ke-6 berasal dari Embarkasi Makassar (UPG 06) yang mendarat pada pukul 06.10 WAS," tuturnya.
Ia menjelaskan, secara umum, proses kedatangan jemaah di bandara berlangsung lancar. Mulai dari penyambutan, pemeriksaan dokumen, hingga distribusi menuju akomodasi di Madinah berjalan tanpa kendala berarti.
Menurut dia, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus bersiaga guna memastikan seluruh layanan berjalan optimal, terutama bagi jemaah lansia dan berkebutuhan khusus.
"Sinergi antarpetugas di Daerah Kerja (Daker) Bandara juga terus diperkuat untuk menjaga kelancaran arus kedatangan jemaah," ucapnya.
Lebih lanjut, Abdul Basir mengatakan bahwa Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan, memperbanyak waktu istirahat, serta mengatur aktivitas ibadah selama berada di Madinah agar tetap prima dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.