Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan PM Jepang Ishiba Shigeru, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2025). Foto: BPMI Setpres
"Perdana MenteriJepang meminta oleh-oleh banner-nya lima eksemplar dibawa pulang ke Jepang, banner (menampilkan gambar) perdana menteri dan istri," ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari dalam keterangannya.
Mendapat permintaan unik itu, Hery pun langsung berkoordinasi dengan jajaran Pemerintah Kota Bogor menyiapkan 5 banner terbaik, dan segera diberikan kepada tim protokoler Ishiba untuk dibawa pulang ke Jepang.
"Alhamdulillah, ini hasil kerja keras warga Kota Bogor dan Forkopimda, terutama dalam pengamanan dan segala sesuatunya, semua turun tangan," tukasnya.
Menurut Hery, Presiden Prabowo memang sangat detail dalam menyiapkan segala sesuatunya untuk menyambut tamu negara itu di Istana Bogor.
"Ekspektasinya beliau (Prabowo) memang sangat detail, dan kami membantu memenuhi ekspektasi tadi sampai jam 3 dini hari. Kami mengecek semuanya, karena ekspektasinya sampai sejauh itu," sebut Hery.
Hery bersyukur persiapan yang dilakukan oleh Pemkot Bogor dan Forkopimdadalam menyambut PM Shigeru Ishiba mendapat apresiasi dari banyak pihak, mulai dari Kementerian Luar Negeri RI, Sekretariat Dukungan Kabinet (Setkab), hingga Sekretariat Presiden RI.
"Disampaikan terima kasih kepada warga Kota Bogor, terima kasih kepada para siswa para guru, terima kasih kepada Pak Sekda dan jajaran yang sudah menyiapkan segala sesuatunya dalam penyambutan tamu negara," kata Hery.
Kedatangan Ishiba Shigeru di Istana Bogor memang disambut cukup meriah. Ishiba tiba sekitar pukul 09.50 WIB. Setibanya di Istana Bogor, PM Ishiba disambut pasukan jajar kehormatan, pasukan berkuda, drumben Lokananta, hingga sejumlah pelajar. Sementara Presiden Prabowo menyambut di serambi kanan Istana Kepresidenan Bogor sesaat setelah PM Ishiba turun dari kendaraan.
Upacara kenegaraan dimulai dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara. Lagu kebangsaan Jepang, “Kimigayo,” menjadi pembuka, diikuti lagu “Indonesia Raya.” Dentuman meriam sebanyak 19 kali juga terdengar mengiringi prosesi tersebut, menandakan penghormatan tertinggi dari Indonesia kepada tamu negara.
Setelah penyambutan, Presiden Prabowo dan PM Ishiba melakukan inspeksi pasukan kehormatan yang telah berjajar di halaman depan Istana Kepresidenan Bogor. Keduanya berjalan di atas karpet merah, menunjukkan keakraban dan kehormatan dalam hubungan diplomatik kedua negara.
Presiden Prabowo kemudian memperkenalkan para delegasi Indonesia kepada PM Ishiba, diikuti oleh PM Ishiba yang memperkenalkan delegasi dari Jepang. Setelah sesi perkenalan tersebut, keduanya menuju Ruang Teratai di dalam Istana Kepresidenan Bogor untuk melakukan sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu kenegaraan.
“Saya ucapkan selamat datang di Indonesia dan saya ingin menyampaikan bahwa ini kehormatan yang besar bagi kami karena kami memandang Jepang sebagai mitra dan sahabat yang lama,” ujar Prabowo dikutip dari keterangan pers BPMI Setpres.
Saat jumpa pers bersama Presiden Prabowo, PM Ishiba menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya beserta delegasi dari pemerintah dan juga masyarakat Indonesia. Menurut Ishiba, ini merupakan kali pertama dirinya mendapat sambutan yang luar biasa saat melakukan kunjungan.
"Saya sudah lama menjadi anggota DPR dan pernah menjabat sebagai menteri di Jepang, tetapi sambutan luar biasa ini pertama kali bagi saya. Dan saya ke Indonesia setelah 34 tahun. Saya pernah ke Indonesia waktu saya masih muda sebagai anggota DPR periode kedua," kata PM Ishiba.
“Saya sekali lagi mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang luar biasa. Saya sudah lama menjadi anggota DPR dan pernah menjabat sebagai menteri di Jepang tetapi sambutan luar biasa ini pertama kali bagi saya,” ucapnya.
Kunjungan resmi ini ditutup dengan jamuan santap siang bersama yang digelar di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor. Kunjungan PM Ishiba ke Indonesia juga dinilai menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan kedua negara yang telah terjalin erat selama lebih dari 65 tahun.