Tugas Tim Kesehatan Haji Berakhir, Jemaah Sakit Bakal Ditangani KJRI
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Tugas tim Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah dan KKHI Madinah berakhir pada Sabut (13/7/2024) besok. Jemaah haji 2024 yang masih sakit akan diurus oleh Kantor Urusan Haji dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).
“Jika tim KKHI telah menyelesaikan tugasnya pada penyelenggaraan tahun ini, jemaah haji yang masih berada di RSAS akan diserahkan kepada ,” ujar Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Jumat (12/7/2024).
Widi meminta para jemaah yang masih berada di Madinah agar mengikuti ketentuan penerbangan yang sudah ditentukan.
“Prioritaskan waktu untuk kesiapan kepulangan dengan tidak bepergian seperti city tour dan aktivitas belanja sehari sebelum kepulangan, sehingga tidak terjadi ada jemaah tertinggal pesawat,” tuturnya.
Menanti kepulangan ke Tanah Air, PPIH juga mengimbau jemaah haji untuk tidak berlebihan dalam menjalankan aktivitas pada hari-hari terakhir di Makkah dan Madinah.
“Tetap mengenakan alat pelindung diri untuk menghindari sengatan matahari langsung saat ke masjid dan kembali ke hotel, terutama di siang hari, minum cukup sehingga terhindar dari dehidrasi,” pesannya.
“Jika mau melakukan ibadah sunah, city tour, atau ziarah di sekitar Kota Makkah dan Madinah, periksakan kesehatan terlebih dahulu. Jika tidak memungkinkan, dalam kondisi sakit untuk ziarah, jangan memaksakan diri agar kesehatan jemaah haji terjaga sampai pulang ke Tanah Air,” imbau dia.
Ia menjelaskan, hingga 11 Juli 2024 pukul 21.00 was, jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 144.706 orang. Mereka tergabung dalam 369 kelompok terbang.
















