Pendaftaran Taruna/Taruni Akmil TNI AD TA 2024 akan segera dibuka 1 Februari 2024. Foto: akmil.ac.id/Dok
JAKARTA, (ERAKINI) - Menjadi anggota TNI merupakan satu kebanggaan bagi sebagian masyarakat Indonesia. Tidak heran apabila banyak orang tua yang berharap anaknya bisa masuk Akademi Militer (Akmil).
Akmil merupakan salah satu sekolah Ikatan Dinas di bawah Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang berada di Malang. Lulusan sekolah kedinasan Akmil nantinya bisa langsung bekerja sebagai perwira militer di Angkatan Darat (AD), dengan pangkat Letnan Dua (Letda). Lulusan juga memiliki kompetensi dasar jabatan golongan VIII, atau yang setara dengan komandan peleton.
Lulusan Akmil berkualifikasi Akademik Program Diploma IV Pertahanan dan berhak menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr). Gelar tersebut sesuai dengan jenjang pendidikan Strata I pada umumnya. Lama pendidikan yaitu selama 4 tahun, dan biasanya pendaftarannya dibuka setiap tahun.
Melansir laman akmil.ac.id, pendaftaran Taruna Akmil akan segera dibuka. Selama proses penerimaan tidak dipungut biaya.
"Pendaftaran Taruna/Taruni AkmilTNI AD TA 2024 akan segera dibuka 1 Februari 2024. Daftarkan dirimu segera," tulis pengumuman di laman rekrutmen-tni.mil.id, dilihat Jumat (12/1/2024).
Lantas, apa syarat masuk Akmil yang harus dipersiapkan oleh para siswa? Persiapkan dari sekarang, yaitu:
A. Persyaratan Umum
1. Warga Negara Indonesia
2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu dari 6 agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan).
3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
4. Berumur paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 1 Agustus 2023.
5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.
6. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
B. Persyaratan Lain
1. Pria/wanita bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri dan PNS
2. Berijazah SMA/MA dengan ketentuan nilai sebagai berikut:
- Lulusan tahun 2018. Lulusan SMA/MA program IPA/IPS, lulus ujian akhir nasional dengan nilai UN rata-rata minimal 46,00.
- Lulusan tahun 2019. Lulusan SMA/MA program IPA/IPS nilai UN rata-rata minimal 47,50.
- Lulusan tahun 2020. Lulusan SMA/MA program IPA (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia dan Fisika ) dan IPS (Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Sosiologi dan Ekonomi) menggunakan nilai rata-rata raport kelas X-XII minimal 70 dan tidak ada nilai di bawah 60.
- Lulusan tahun 2021. Lulusan SMA/MA program IPA (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia dan Fisika ) dan IPS (Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Sosiologi dan Ekonomi) menggunakan nilai rata-rata raport kelas X-XII minimal 75 dan tidak ada nilai di bawah 65.
- Lulusan tahun 2022. Lulusan SMA/MA program IPA (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia dan Fisika) dan IPS (Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Sosiologi dan Ekonomi) menggunakan nilai rata-rata raport kelas X-XII minimal 75 dan tidak ada nilai di bawah 65, untuk lulusan SMA/MA daerah Papua dan Papua Barat (Khusus Putra Asli) nilai rata-rata raport kelas X-XII minimal 70 dan tidak ada nilai minimal untuk tiap mata pelajaran.
- Lulusan tahun 2023 untuk Calon Taruna/Taruni Akmil reguler akan ditentukan kemudian.
3. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama sampai dengan satu tahun setelah selesai pendidikan pertama.
4. Mempunyai tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm bagi pria dan 157 cm bagi wanita dan memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
5. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.
6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
7. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.
C. Persyaratan Tambahan
1. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.
2.Tidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten.
3. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
4. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.
D. Cara Pendaftaran
Calon datang sendiri ketempat pendaftaran ke Kodam/Korem/Kodim terdekat dengan menunjukkan dokumen asli dan menyerahkan foto copy dilegalisir:
- Kartu kewarganegaraan (bagi keturunan WNA).
- Akta kelahiran/surat kenal lahir.
- KTP calon dan KTP orang tua/ wali.
- Kartu Keluarga (KK).
- STTB SD, SMP/Tsanawiyah, SMA/MA berikut NUAN.
Bagi calon kelas 3 SMA/MA:
- Melampirkan raport kelas 1-3 semester I.
- Melampirkan surat keterangan dari Kepala Sekolah bahwa calon tersebut terdaftar sebagai peserta UN.
E. Jadwal Pendaftaran
1. Pendaftaran Online dimuai 1 Februari 2024
2. Daftat Uang dan Valisaisi (jadwal menyusul)
3. Rik/Uji TK Sub Panda/Sub Pandasus (jadwal menyusul)
4. Rik/uji Tl Panda (jadwal menyusul)
5. Rik Akadamik (jadwal menyusul)
6. Rik/Uji Tk Panpus TN AD (jadwal menyusul)
7. Pembukaan Pendidikan (jadwal menyusul)