Pemain klub Bangkok United itu menuntaskan Sidang Hasil Skripsi pada 1 April 2026, setelah sebelumnya melalui sidang proposal. Arhan dinyatakan lulus dari Program Sarjana Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang.
Arhan dinyatakan lulus sidang skripsi dengan catatan revisi, hal yang wajar dalam proses akademik. Pihak kampus akan terus mendampingi hingga revisi skripsi tuntas tepat waktu agar Arhan dapat segera mengikuti wisuda.
Rektor Udinus Prof Pulung Nurtantio Andono mengungkapkan, Arhan akan mengikuti wisuda pada April 2026 ini. Ia akan menjadi bagian dari lulusan pertama Udinus yang menggunakan sistem ijazah berbasis blockchain.
“Sistem ini menjawab tantangan era digital, di mana risiko pemalsuan dokumen semakin tinggi. Dengan teknologi blockchain, ijazah lulusan Udinus tidak hanya sekadar lembaran kertas, tetapi memiliki rekam jejak digital yang transparan, aman, dan tidak dapat diubah,” ujar Prof Pulung dikutip dari keterangan resmi Udinus, Jumat (3/4/2026).
Prof Pulung mengapresiasi kegigihan Arhan dalam menyeimbangkan karier profesional dan pendidikan. Ia menilai pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi atlet lain untuk tetap mengutamakan pendidikan.
“Mendengar Arhan akan melanjutkan kuliah ke jenjang S-2, saya ikut senang. Ini menjadi contoh positif untuk atlet-atlet lainnya bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting,” tukasnya.
Sempat Deg-degan
Meski berkarier sebagai pesepakbola profesional, pemain kelahiran Blora tersebut tetap menunjukkan komitmen dalam menyelesaikan pendidikan. Arhan mengaku sempat merasa gugup sebelum mempresentasikan hasil skripsinya di hadapan para penguji.
“Sempat deg-degan sebelum mulai, tapi sekarang sudah selesai dan rasanya sangat lega. Dinyatakan lulus dengan revisi, dan akan segera saya selesaikan. Harapannya bisa wisuda tahun ini,” katanya.
Dalam skripsinya, Arhan mengangkat judul ‘Peran Brand Ambassador, Social Media Marketing, dan Brand Familiarity dalam Meningkatkan Penjualan pada Sepatu Sepak Bola Mizuno’, topik yang relevan dengan perannya sebagai Brand Ambassador.
Selama proses perkuliahan hingga penyusunan skripsi, Arhan mengaku mendapat banyak dukungan dari dosen pembimbing serta rekan-rekannya di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sepak Bola Udinus. Ia menegaskan bahwa pendidikan sangat penting bagi seorang atlet, karena karier di dunia olahraga memiliki batasan usia.
“Bekal pendidikan ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin. Bahkan, saya sudah berencana mengambil beasiswa S-2 yang diberikan oleh Udinus. Rencananya saya akan mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi,” ucap Arhan.
Dosen pembimbing, Dr Mahmud, menyebut Arhan mampu menjalani sidang dengan lancar dan menjelaskan hasil penelitiannya dengan baik. Hal ini juga sejalan dengan penilaian dua dosen penguji lainnya, yakni Prof Kusni Ingsih, dan Febrianur Ibnu Fitroh Sukono Putra.
“Melalui proses sidang hasil, dua penguji menyatakan Arhan lulus meskipun masih ada revisi yang harus diselesaikan, dan itu wajar. Saya akan terus membimbing Arhan agar segera menyelesaikan revisi tersebut sehingga bisa mengikuti prosesi wisuda secepat mungkin,” ungkap Ketua Program Sarjana Manajemen Udinus tersebut.