Di tengah semakin berkembangnya era digitalisasi, Jurusan Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan, ternyata belum menjadi favorit calon mahasiswa. Foto: Ilustrasi/Panitia SNPMB 2026
JAKARTA, (ERAKINI) – Di tengah semakin berkembangnya era digitalisasi, Jurusan Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan, ternyata belum menjadi favorit calon mahasiswa. Prodi teknik, kedokteran, serta hukum, masih masih menjadi pilihan utama calon mahasiswa tahun akademik 2026.
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 hari ini resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Dari total jumlah pendaftar 806.242, yang diterima hanya 178.981 peserta.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, mengungkapkan bahwa pelaksanaan SNPMB tahun ini diikuti oleh 146 perguruan tinggi negeri (PTN). Rinciannya terdiri atas 76 PTN akademik, 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), serta 44 politeknik negeri sebagai PTN vokasi.
Dalam paparannya, Eduart juga mengumumkan 10 program studi (prodi) di PTN Akademik (S1) maupun Vokasi (D3 dan D4) dengan jumlah pendaftar terbanyak melalui jalur SNBP 2026.
Yang menarik, terdapat perubahan prodi atau jurusan terketat pada SNBP tahun ini. Eduart menyebutkan, prodi Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) di Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi yang paling diminati pada PTN Akademik. Prodi ini mencatat 2.022 pendaftar, sementara daya tampung hanya 95 kursi.
Di bawahnya terdapat Pendidikan Dokter Universitas Indonesia (UI), dan Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM). Masing-masing PTN menerima 1.943 dan 1.899 pendaftar, dengan kuota yang sangat terbatas, yakni 60 dan 53 kursi.
Dari rumpun kesehatan, Farmasi dan Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad) mencatat lonjakan peminat, masing-masing dengan 1.621 dan 1.603 pendaftar. Sedangkan prodiHukum Universitas Diponegoro dan UI masuk di urutan 9 dan 10.
Di jalur vokasi, tren serupa juga terlihat. Prodi Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya kini menjadi yang paling diminati dengan 599 pendaftar.
Program studi berbasis teknologi dan bisnis mendominasi daftar ini, seperti Teknik Informatika dan Administrasi Bisnis Terapan di Politeknik Negeri Jakarta, serta Teknik Informatika di Politeknik Negeri Bandung.
Jika dibandingkan dengan SNBP 2025, terdapat perubahan signifikan dalam pilihan peserta. Ilmu Komunikasi yang tahun lalu mendominasi, kini tidak masuk daftar 10 besar sama sekali. Perubahan juga terjadi pada pilihan calon mahasiswa Vokasi.
Berikut 10 ProdiPTN Akademik dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026:
1. FTTM (Teknik Pertambangan dan Perminyakan) PTN: Institut Teknologi Bandung
Pendaftar: 2.022
Diterima: 95
2. Pendidikan Dokter PTN: Universitas Indonesia
Pendaftar: 1.943
Diterima: 60
3. Kedokteran PTN: Universitas Gadjah Mada
Pendaftar: 1.899
Diterima: 53
4. STEI-K (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika – Komputasi) PTN: Institut Teknologi Bandung
Pendaftar: 1.847
Diterima: 52
5. FTMD (Teknik Mesin dan Dirgantara) PTN: Institut Teknologi Bandung
Pendaftar: 1.621
Diterima: 76
6. Farmasi PTN: Universitas Padjadjaran
Pendaftar: 1.621
Diterima: 50
7. Ilmu Keperawatan PTN: Universitas Padjadjaran
Pendaftar: 1.603
Diterima: 58
8. Kedokteran PTN: Universitas Airlangga
Pendaftar: 1.546
Diterima: 63
9. Hukum PTN: Universitas Diponegoro
Pendaftar: 1.530
Diterima: 184
10. Ilmu Hukum PTN: Universitas Indonesia
Pendaftar: 1.420
Diterima: 114
10 ProdiPTN Vokasi dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026:
1. Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja PTN: Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Pendaftar: 599
Diterima: 94
2. Teknik Informatika PTN: Politeknik Negeri Jakarta
Pendaftar: 527
Diterima: 18
3. Administrasi Bisnis Terapan PTN: Politeknik Negeri Jakarta
Pendaftar: 492
Diterima: 18
4. Administrasi Bisnis Terapan PTN: Politeknik Negeri Batam
Pendaftar: 480
Diterima: 30
5. Teknik Informatika PTN: Politeknik Negeri Bandung
Pendaftar: 474
Diterima: 26
6. Akuntansi Keuangan PTN: Politeknik Negeri Jakarta
Pendaftar: 380
Diterima: 12
7. Logistik Perdagangan Internasional PTN: Politeknik Negeri Batam
Pendaftar: 375
Diterima: 30
8. Perkeretaapian PTN: Politeknik Negeri Madiun
Pendaftar: 321
Diterima: 36
9. Teknik Elektronika PTN: Politeknik Negeri Bandung
Pendaftar: 315
Diterima: 20
10. Administrasi Bisnis PTN: Politeknik Negeri Bandung
Pendaftar: 308
Diterima: 13
Perbandingan 10 Prodi Akademik Terketat SNBP 2025:
1. Ilmu Komunikasi PTN: Universitas Negeri Jakarta
Pendaftar: 1.429
Diterima: 16
2. Farmasi PTN: Universitas Nusa Cendana
Pendaftar: 1.051
Diterima: 13
3. Keperawatan PTN: Universitas Negeri Malang
Pendaftar: 797
Diterima: 10
4. Ilmu Komunikasi PTN: Universitas Pendidikan Indonesia
Pendaftar: 1.465
Diterima: 20
5. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) PTN: Universitas Sriwijaya
Pendaftar: 1.744
Diterima: 24
6. Keperawatan PTN: Universitas Negeri Surabaya
Pendaftar: 850
Diterima: 12
7. Farmasi PTN: Universitas Mataram
Pendaftar: 1.256
Diterima: 18
8. Keperawatan PTN: Universitas Mulawarman
Pendaftar: 692
Diterima: 10
9. Teknik Pertambangan PTN: Universitas Hasanuddin
Pendaftar: 1.242
Diterima: 18
10. Farmasi PTN: UPN "Veteran" Jakarta
Pendaftar: 828
Diterima: 12
10 Prodi Vokasi Terketat SNBP 2025:
1. Keperawatan Anestesiologi PTN: Universitas Sebelas Maret
Pendaftar: 1.279
Diterima: 12
2. Kebidanan PTN: Universitas Padjadjaran
Pendaftar: 558
Diterima: 8
3. Administrasi Bisnis PTN: Politeknik Negeri Bandung
Pendaftar: 775
Diterima: 13
4. Farmasi PTN: Universitas Sebelas Maret
Pendaftar: 702
Diterima: 14
5. Teknik Informatika PTN: Politeknik Negeri Bandung
Pendaftar: 1.250
Diterima: 26
6. Seni Kuliner dan Pengolahan Jasa Makanan PTN: Universitas Negeri Jakarta
Pendaftar: 571
Diterima: 12
7. Akuntansi PTN: Politeknik Negeri Bandung
Pendaftar: 617
Diterima: 13
8. Keselamatan dan Kesehatan Kerja PTN: Universitas Sebelas Maret
Pendaftar: 988
Diterima: 24
9. Tata Boga PTN: Universitas Negeri Yogyakarta
Pendaftar: 837
Diterima: 22
10. Teknik Informatika PTN: Politeknik Negeri Jakarta
Pendaftar: 1.008
Diterima: 27.