Pemudik ke Sumatera Naik Drastis, Menhub Minta Tambahan Dermaga dan Kapal
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Pemudik ke Pulau Sumatera via pelabuhan Merak dan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten mengalami kenaikan hingga 65 persen. Hal ini yang juga menjadi penyebab terjadinya kemacetan parah menuju pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera tersebut.
Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi mengatakan, salah satu solusi atas terjadinya kepadatan kendaraan dan meningkatnya pemudik ke Sumatera yaitu dengan menambah dermaga dan kapal. Namun demikian, dia mengaku telah melaporkan rencana tersebut kepada Presiden Joko Widodo.
"Jadi isunya di Merak, satu diharuskan memiliki kapal yang lebih besar dan lebih cepat. Kedua, memang harus ada tambahan dermaga. Kami sudah bahas dan lapor pak presiden,” katanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2024).
“Pak ini butuh dermaga Pak presiden 'tambahin (dermaga) kapal juga harus tambah. Kalau kapal katakanlah 15 knot, kurang maksimal atau dengan 500 knot kurang. Jadi mesti kapal yang besar di atas 1000 di atas 15 bahkan 20 knot jadi kecepatan itu bisa dilaksanakan," sambungnya.
Sebelumnya, dia juga mengungkap penyebab terjadinya kemacetan menuju pelabuhan Merak. Situasi itu, menurut Menhub, disebabkan karena ribuan pemudik datang di lokasi dalam keadaan belum membeli tiket. Selain itu, ribuan pemudik lainnya datang lebih dulu, belum waktunya berangkat.
Menhub Budi Karya menjelaskan, secara umum penyebab adanya kemacetan panjang tersebut karena adanya jumlah pemudik yang mengalami kenaikan. Dia juga menyampaikan permintaan maaf atas situasi tersebut.















