Profil Puji Raharjo, Aktivis Kawakan yang Kini Fokus Berkhidmat untuk Umat
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Menjadi pendakwah sekaligus pemimpin umat bukan perkara mudah. Di balik jabatan keagamaan, tersimpan tanggung jawab besar untuk menghindari jebakan duniawi dan menjaga integritas spiritual. Hal inilah yang kini diikhtiarkan oleh Dr. Puji Raharjo, tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) asal Lampung yang konsisten mengabdi untuk umat.
Dilansir dari berbagai sumber pada Kamis (3/7/2025), Puji Raharjo lahir di Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada 29 Oktober 1971. Puji Raharjo saat ini menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung periode 2023–2028.
Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Deputi Bidang Koordinasi Pelayanan Haji Dalam Negeri di Badan Penyelenggara Haji Indonesia. Hal ini semakin memperluas jangkauan pengabdiannya di tingkat nasional.
Sebelum menduduki jabatan strategis di pusat, Puji Raharjo dikenal publik sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. Karier birokratnya dimulai dari lingkungan akademik, yakni sebagai Kepala Subbagian Kepegawaian dan Keuangan Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Lampung pada 2011.
Puji kemudian meniti jenjang karier hingga menjadi Kepala Bagian Administrasi dan Umum UIN Raden Intan Lampung. Konsistensinya dalam dunia pendidikan dan manajemen kampus menjadi bekal penting dalam kiprahnya di Kementerian Agama dan NU.
Tumbuh dalam Tradisi Pesantren
Puji Raharjo adalah putra dari KH. Soekarno, pendiri Pondok Pesantren Darul Ulum Tanggamus. Sejak kecil, ia akrab dengan nilai-nilai pesantren dan kehidupan keagamaan. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, di bawah asuhan KH. Yusuf Hasyim, tempat yang membentuk karakter religius, kebangsaan, dan intelektualnya.
Di Tebuireng pula, Puji tumbuh sebagai pembaca aktif media nasional seperti Kompas dan Prisma, yang mengasah wawasan dan kesadarannya atas persoalan umat dan bangsa.
Latar Belakang Akademik
Dalam bidang akademik, Puji Raharjo memegang dua gelar sarjana: Sarjana Agama dari IAIN Raden Intan Lampung dan Sarjana Sastra dari Universitas Indonesia (UI) di bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Pendidikan pascasarjana dan doktoralnya ditempuh di UI dan UIN Raden Intan Lampung. Disertasinya bertajuk Strategi Implementasi ISO 14001:2015 di UIN Raden Intan Lampung, mencerminkan kepeduliannya terhadap tata kelola institusi pendidikan berbasis sistem mutu lingkungan.


















