IHSG Anjlok, Presiden Prabowo Minta Kredit Usaha Rakyat Dioptimalkan
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Pada penutupan perdagangan Selasa (18/3/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 6.223, turun 248,55 poin atau minus 3,84 persen dari hari sebelumnya. Berdasarkan data RTI Infokom, total transaksi investor mencapai Rp19,22 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 29,29 miliar saham.
Tercatat, 118 saham menguat, 554 saham melemah, dan 139 saham stagnan. Tak hanya itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah pada perdagangan Rabu (19/3/2025). Terkait ini, Presiden Prabowo Subianto telah memanggil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, ke Istana Merdeka, Jakarta, beberapa saat usai IHSG ditutup sementara.
Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa salah satu fokus pembahasan dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo yaitu arahan terkait optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna mendorong pembiayaan sektor produktif.
Airlangga menyebutkan adanya rencana revisi Keppres terkait KUR dengan memasukkan Menteri Koordinator Bidang Pangan dan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dalam komite terkait.
“Bapak Presiden mengarahkan agar komitenya didorong untuk meningkatkan pembiayaan usaha produktif,” kata Airlangga, dikutip dari situs presiden.go.id, Rabu (19/3/2025).
Selain itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan finalisasi perjanjian kerja sama dengan Eurasian Economic Union (EAEU) serta proses aksesi Indonesia ke dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Diharapkan dengan aksesi tersebut, Indonesia dapat membuka pasar baru di Meksiko, Kanada, Peru, dan Inggris Raya.















