Ditinggal PPP dan Perindo yang Gabung KIM, Hasto PDIP: Inilah Indahnya Politik
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - PDI Perjuangan (PDIP) ditinggal dua rekan koaliasi, yakni PPP dan Partai Perindo yang memutuskan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM). Meski demikian, PDIP menghormati putusan PPP dan Perindo mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Inilah indahnya politik. Kita menghormati perbedaan-perbedaan di dalam posisi politiknya,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditemui di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (18/8/2024), dikutip dari Antara.
Kendati dua partai yang berkoalisi dengan PDIP di Pilpres 2024 lalu itu beralih haluan, Hasto menyatakan bahwa PDIP tetap kokoh berada di jalan kerakyatan.
“PDIP tetap akan kokoh di dalam jalan kerakyatan, kami akan bangun demokrasi yang sehat, kami akan membangun demokrasi yang berkedaulatan rakyat agar setiap anak bangsa bisa memacu prestasinya dalam semua aspek kehidupan,” kata Hasto.
Mengenai posisi PDIP, apakah akan berada di dalam (oposisi) atau di luar pemerintahan, Hasto enggan berkomentar. Sebab kKeputusan itu akan diambil oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

















