Jokowi Sebut Debat Ketiga Capres Tidak Mendidik, KPU: Biar Masyarakat yang Menilai
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak ambil pusing jalannya Debat Capres edisi ketiga yang dianggap tidak mendidik masyarakat. KPU menyatakan, sebagai lembaga penyelenggara pemilu hanya menyediakan forum bagi masing-masing pasangan calon untuk berdebat.
"Debat sudah melewati berbagai macam pertimbangan dan pembicaraan kesepakatan dengan semua tim. Jadi, tentang strategi, tentang substansi jawaban, bukan ranah KPU untuk membuat penilaian," ujar Ketua KPU Hasyim Asy'ari di Jakarta, Selasa (9/1/2024).
Ia menjelaskan, setiap penyelenggaraan Debat Capres-Cawapres Pemilu 2024 sudah melewati berbagai pertimbangan dan kesepakatan dengan tim sukses masing-masing pasangan calon maupun televisi penyelenggara.
Menurut dia, KPU hanya menyediakan forum bagi masing-masing pasangan calon untuk berdebat. Terkait strategi maupun materi substansi debat, sepenuhnya menjadi hak dan wewenang pasangan calon bersama tim suksesnya masing-masing.
Debat capres-cawapres juga merupakan rangkaian dari tahap kampanye Pemilu 2024 yang difasilitasi KPU. Oleh karena itu, KPU tidak memiliki kapasitas untuk menilai atau mengomentari terkait debat yang sudah berlangsung. Sebab penilaian kualitas kampanye merupakan hak masyarakat sebagai pemilih.
"Yang harap diingat adalah debat ini kampanye, salah satu metode kampanye itu debat. Sehingga, kemudian yang punya hak, kewenangan menilai kualitas debat, dan substansi dari perdebatan adalah rakyat, pemilih," tandasnya.















