Jokowi Sebut Debat Ketiga Saling Serang Personal, Ganjar Beri Tanggapan Ini!
Akhmad Baihaqi Arsyad






Jokowi menyinggung sikap menyerang personal capres, alih-alih mengusung visi dan misi, saat debat ketiga tersebut.
Ganjar di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, Senin (8/1/2024) menyebut, "Saya enggak menyerang personal, saya menyerang program."
Dalam debat itu, kata Ganjar, dia hanya memerlukan jawaban atas pertanyaan kepada Prabowo Subianto, sebagai capres nomor urut 2, mengenai data pertahanan.
"Saya hanya butuh jawaban saja. Kalau memang enggak bisa (dijawab), ya, kan dia (Prabowo) harusnya jawab, tidak bisa dibuka, Pak," tambah Ganjar.
Selain itu, Ganjar juga menanggapi pernyataan Jokowi soal data pertahanan, termasuk alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang tidak dapat dibuka seluruhnya seperti toko kelontong karena itu menyangkut strategi besar negara.
"Ada datanya di Kemenko Polhukam (Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan); terbuka itu di website," kata Ganjar yang juga mantan Gubernur Jawa Tengah 2 periode itu.
Sebelumnya, Jokowi pada Senin (8/1/2023), menilai substansi visi capres-cawapres tidak nampak ditonjolkan saat Debat Ketiga Capres Pemilu 2024.
Hal itu disampaikan Jokowi saat meninjau penyaluran bantuan pangan beras di Serang, Banten.
"Ya, yang pertama memang saya melihat substansi dari visinya malah tidak kelihatan," kata Jokowi.
Dia menilai yang terlihat adalah justru sikap saling menyerang personal capres, yang mana hal itu semestinya tidak terjadi.
"Yang kelihatan justru saling menyerang, yang sebetulnya enggak apa, asal (yang diserang) kebijakan, policy, visi, enggak apa," kata Jokowi. (ant)

