Selamat! Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Alumni SMA Taruna Nusantara dengan Rekam Jejak Panjang di TNI
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Presiden Prabowo Subianto melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2026). Kristomei menggantikan Letjen TNI Suharyanto sekaligus menambah daftar alumni SMA Taruna Nusantara yang dipercaya menduduki jabatan strategis dalam pemerintahan Prabowo.
Kristomei bukan sosok baru di lingkungan TNI. Perwira tinggi kelahiran Kotabumi, Lampung Utara, itu memiliki rekam jejak panjang di berbagai satuan dan jabatan strategis, mulai dari komandan batalyon, pejabat penerangan TNI, hingga panglima komando daerah militer.
Kristomei Sianturi lahir pada 6 Mei 1976 dan merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1997 dari kecabangan Infanteri.
Sebelum menempuh pendidikan militer, Kristomei mengenyam pendidikan di SMA Taruna Nusantara pada 1991–1994 (TN 2). Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister Manajemen Pertahanan di Universitas Pertahanan pada 2012.
Prestasi akademiknya antara lain penghargaan karya tulis terbaik Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2012. Enam tahun kemudian, ia meraih predikat lulusan terbaik Kursus Operasi Gabungan pada 2018.
Karier militernya dimulai dengan penugasan di berbagai satuan, sebelum dipercaya menduduki sejumlah posisi komando dan staf. Pada 2013–2014, Kristomei menjabat Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak. Ia kemudian menjadi Komandan Distrik Militer 0424/Tanggamus pada 2014–2016.
Pada 2016–2017, Kristomei bertugas sebagai Wakil Asisten Operasi Kasdivif 2/Kostrad. Kariernya berlanjut ke bidang penerangan ketika dipercaya menjadi Kepala Penerangan Kodam Jaya pada 2017–2019.
Ia selanjutnya menjabat Asisten Operasi Kasdam I/Bukit Barisan pada 2020–2022, sebelum dipercaya memimpin Resimen Induk Daerah Militer Iskandar Muda pada 2022. Setelah itu, Kristomei bertugas sebagai Perwira Pembantu IV/Operasi Dalam Negeri di Staf Operasi TNI hingga 2023.
Pada 2023, ia mendapat kepercayaan sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad). Setahun berikutnya, Kristomei menjabat Komandan Resimen Taruna Akademi Militer pada Juli 2024, kemudian menjadi Wakil Gubernur Akademi Militer pada Desember 2024.
Kariernya di tingkat pusat semakin menonjol pada Maret 2025, ketika ia ditunjuk sebagai Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI). Pada Mei 2025, Kristomei memperoleh kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal TNI.
Pada Agustus 2025, ia dipercaya memimpin Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten yang membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu. Penugasan tersebut juga menempatkannya di wilayah yang memiliki keterkaitan dengan daerah kelahirannya di Lampung Utara.
Kini, Kristomei memasuki babak baru dalam kariernya setelah dilantik sebagai Kepala BNPB. Penunjukan tersebut mengalihkan pengabdiannya dari jajaran komando militer ke lembaga yang memiliki tugas utama dalam penanggulangan bencana di Indonesia.
Sebagai Kepala BNPB, Kristomei akan berada di posisi strategis dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, mulai dari upaya pencegahan dan kesiapsiagaan hingga penanganan darurat serta pemulihan pascabencana.
Pelantikannya sekaligus memperpanjang daftar alumni SMA Taruna Nusantara yang menempati posisi penting di lingkungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.


















