Mayjen Kristomei Sianturi resmi pamit dari Markas Besar (Mabes) TNI. Kristomei kini memulai tugas baru sebagai Pangdam XXI/Radin Inten. Foto: Instagram/@Puspen TNI
"Dengan berakhirnya penugasan kami sebagai Kapuspen TNI, kami mohon diri untuk melanjutkan tugas sebagai Pangdam XXI/Radin Inten di Provinsi Lampung - Bengkulu," ujar Kristomei dikutip dari akun Instagram Puspen TNI, Rabu (27/8/2025).
Kristomei menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan selama menjabat Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, baik dalam hubungan pribadi maupun kedinasan. Ia juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas segala dukungan dan kerja sama yang terjalin selama ia bertugas.
"Kami mohon doa restu supaya dapat melaksanakan tugas di tempat baru. Semoga Allah SWT membalas budi Bapak/Ibu dan kamipun mohon doa agar dapat melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, negara dan bangsa," pungkasnya.
Serah terima jabatan Kapuspen TNI sudah digelar di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada Upacara Peresmian, Likuidasi Satuan, Sertijab dan Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI, Senin (25/8/2025), yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI memimpin pelantikan dan sertijab sejumlah Perwira Tinggi TNI di berbagai posisi strategis, diantaranya jabatan Kapuspen TNI dari Mayjen TNI Kristomei Sianturi kepada Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah.
Diketahui, Mayjen Kristomei menjabat Kapuspen TNI sejak 2025 berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/333/III/2025 tertanggal 14 Maret 2025. Namun, Kristomei hanya beberapa menjabat posisi itu. Adanya validasi organisasi TNI membuat Kristomei mendapat promosi jabatan baru. Total terdapat enam Kodam baru yang dibentuk TNI AD dalam validasi organisasi ini.
Keenam Kodam baru, yakni Kodam XIX/Tuanku Tambusai, membawahi Riau dan Kepulauan Riau; Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, membawahi Sumatera Barat dan Jambi: dan Kodam XXI/Radin Inten, membawahi Lampung dan Bengkulu.
Selanjutnya, Kodam XXII/Tambun Bungai, membawahi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan; Kodam XXIII/Palaka Wir, membawahi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat; dan Kodam XXIV/Mandala Trikora, membawahi Merauke dan Papua Selatan.
Kristomei dipercaya mengomandoi Kodam XXI/Radin Inten. Penunjukan Kristomei sebagai Pangdam Radin Inten sesuai Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 tertanggal 6 Agustus 2025. Bagi Kristomei, Sumatera bukanlah wilayah asing.
Sebelum menjabat di pusat, ia pernah bertugas sebagai Asops Kasdam I/Bukit Barisan (2020–2022) serta Danrindam Iskandar Muda di Aceh pada tahun 2022. Pengalaman itu membuatnya akrab dengan dinamika wilayah Sumatera yang strategis bagi pertahanan negara.
Mayjen Kristomei merupakan sosok perwira TNI yang sarat pengalaman dan prestasi. Lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang angkatan 1994 (TN 2) ini meniti karier militernya setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1997 dari kecabangan Infanteri.
Karier Kristomei berawal dari satuan tempur lintas udara. Ia dipercaya menjadi Wakil Komandan Yonif Linud 328/Dirgahayu (2010–2012) sebelum memimpin Yonif Linud 305/Tengkorak pada 2013–2014. Tugas di lapangan membentuknya sebagai prajurit yang matang dalam kepemimpinan dan strategi.
Tidak hanya di satuan tempur, ia juga mendapat amanah sebagai Dandim 0424/Tanggamus (2014–2016), peran yang menuntutnya dekat dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di daerah. Seiring perjalanan waktu, Kristomei dipercaya mengemban berbagai posisi strategis di tubuh TNI AD dan TNI. Mulai dari Waasops Kasdivif 2/Kostrad, Sespri Wakasad, Kapendam Jaya, hingga Asops Kasdam I/Bukit Barisan.
Namanya semakin dikenal ketika menjabat Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) pada 2023–2024. Dari situ, kariernya terus menanjak dengan posisi Danmentar Akmil (2024), Wakil Gubernur Akmil, hingga dipercaya menjadi Kapuspen TNI.
Jejak pendidikannya tidak kalah gemilang. Selain menyelesaikan berbagai pendidikan militer di dalam negeri, Kristomei sempat menimba ilmu intelijen di Amerika Serikat pada tahun 2003. Ia juga tercatat sebagai lulusan terbaik Selapa Infanteri 2008 dan Susopsgab TNI 2018, serta meraih predikat penulis karya tulis terbaik saat mengikuti pendidikan Seskoad tahun 2012. Pada tahun 2019, ia menuntaskan pendidikan di Sesko TNI sebagai bekal untuk memimpin pada level strategis.