MRT Jakarta Hanya Beroperasi dari Lebak Bulus hingga Blok M
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – PT MRT Jakarta memberlakukan pola layanan terbatas atau short loop hanya dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Blok M pada Sabtu (30/8/2025). Hal ini seiring dengan adanya demonstrasi di Jakarta.
Pelaksana tugas harian (Plt) Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Ahmad Pratomo, menjelaskan pola ini diberlakukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh pengguna.
“Kami menerapkan pola layanan terbatas (short loop) dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Blok M dengan waktu tempuh (headway) per 10 menit,” kata Ahmad dalam keterangannya.
Menurutnya, layanan MRT Jakarta tetap beroperasi mulai pukul 06.00 WIB di enam stasiun, yakni Stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, dan Blok M.
Sementara itu, stasiun dari Bundaran HI hingga ASEAN untuk sementara tidak beroperasi atau tidak melayani penumpang. Pola ini diterapkan karena adanya massa unjuk rasa di sekitar kawasan Polda Metro Jaya dan Istora Senayan.
Ahmad menambahkan, pihak MRT Jakarta akan terus melakukan evaluasi kondisi lapangan secara berkala. Jika situasi dinilai kondusif, maka akan dipertimbangkan untuk mengembalikan layanan penuh (full loop) dengan skema kereta tidak berhenti di sejumlah stasiun (skip station), yakni Stasiun Senayan dan Stasiun Istora.















