Tongkat Komando Dansat 81 Kopassus resmi beralih dari Kolonel Inf Nur Wahyudi (kanan) kepada Kolonel Rizky Marlon Iriano Silalahi. Foto: Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Tongkat Komando Datasemen Bantuan Satuan (Dansat) 81 Kopassus resmi beralih dari Kolonel Inf Nur Wahyudi kepada Kolonel Inf Rizky Marlon Iriano Silalahi. Serah terima jabatan (sertijab) dipimpin langsung Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi, di Lapangan Ahmad Kirang dan Gedung Halilintar Satuan 81 Kopassus, Selasa (22/4/2025).
Nama Nur Wahyudi sempat jadi sorotan ketika mempersunting aktris Juliana Moechtar. Artis asal Aceh itu merupakan janda mendiang Herman Sikumbang Seventeen yang meninggal dalam bencana tsunami Anyer pada 2018. Nur Wahyudi menikahi wanita kelahiran 1 Mei 1989 itu pada Mei 2022.
Perjalanan Karier Kolonel Rizky Marlon Silalahi
Dirangkum Erakini, Kolonel Rizky Marlon Silalahi merupakan alumniSMA Taruna Nusantara tahun 1999 (TN 7). Walaupun
asal orang tua dari Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Marlon lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 16 Desember 1980.
Marlon sebelumnya menjabata sebagai Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kopassus. Marlon merupakan salah satu perwira terbaik yang dimiliki Korps Baret Merah. Ia lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) 2002 dari kecabangan Infanteri Kopassus dan peraih penghargaan Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratama, penghargaan tertinggi bagi lulusan terbaik taruna di aspek akademik, jasmani, dan kepribadian.
Marlon dikenal memiliki rekam jejak panjang di satuan elite TNI AD, khususnya di Satuan Penanggulangan Teror (Gultor) Sat-81 Kopassus. Karier militernya dimulai dari posisi Danunit Yon 11 Grup 1/Kopassus, lalu menjabat sebagai Dantim Cakra Sat-81 Kopassus.
Pada tahun 2009–2010, ia menjabat Dantim 2 Yon 811/Aksus Sat-81, dan dilanjutkan sebagai Pasi 2/Ops Yon 811/Aksus Sat-81 Kopassus pada 2010–2011. Ia kemudian menjabat sebagai Pa Ops Sat-81 Kopassus (2011–2013), Kasi 4/Log Sat-81 (2013–2014), dan Kasi 2/Ops Sat-81 Kopassus (2014–2015). Pada 2015–2016, Rizky dipercaya menjadi Danden Teknik Sat-81 Kopassus.
Meski sempat berpindah dari satuan Gultor, Marlon tetap berkiprah di jajaran Kopassus sebagai Dandenma Grup 2 Kopassus pada 2016-2017, sebelum melanjutkan pendidikan militer di Seskoad pada tahun 2017. Setelah menyelesaikan pendidikan, Marlon menjabat sebagai Pabandya Ops Kopassus (2017–2018), lalu ditunjuk sebagai Komandan Batalyon 811/Aksus Sat-81 Kopassus (2018–2020).
Pada 2020, Marlon diberi amanah menjabat sebagai Komandan Kodim 1702/Sarmi di wilayah Papua, sebelum akhirnya kembali ke tubuh Kopassus sebagai Kapen Kopassus pada 2022. Terakhir ia menjabat Dandenma Kopassus.
Jabatan yang kini diemban Kolonel Marlon bukan kaleng-kaleng. Satuan 81 atau dulu lebih dikenal sebagai SAT-81/Gultor, merupakan satuan antiteror di Kopassus setingkat Grup. Anggota Satuan-81 terdiri dari prajurit terbaik dengan kualifikasi di atas rata-rata pasukan khusus pada umumnya. Mereka diseleksi dari satuan Kopassus.
Satuan-81 Kopassus bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur. Satuan ini dibentuk Luhut Binsar Pandjaitan pada 30 Juni 1982 dan menjadi Dansat yang pertama (1981-1990). Tidak diketahui berapa personel Satuan-81. Kekuatan dari satuan ini sengaja dirahasiakan.
Satuan-81 merupakan ujung tombak pertahanan dan keamanan Republik Indonesia. Karenanya, tidak seperti satuan lain yang selalu mengekspos kegiatan mereka, visi dan misi Satuan-81 tidak diketahui, tidak terdengar, dan tidak terlihat.