Ma’ruf Amin Harap Menteri yang Jadi Capres-Cawapres Mundur, Begini Jawaban Mahfud
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud Md menanggapi usulan dan harapan wakil presiden RI KH Ma’ruf Amin yang meminta mundur bagi menteri yang menjadi peserta Pilpres 2024. Apa kata Mahfud Md?
"Ya saya ikut aturan saja. Tidak apa-apa kan banyak orang yang mendorong kita mundur, banyak yang mendorong harus di situ, dan seterusnya," kata Mahfud di Wisma Keuskupan Katedral, Jakarta, Kamis (4/1/2023).
Mahfud yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu, mengatakan bahwa dirinya akan mengikuti moralitas yang diyakini dalam bertugas sebagai menteri dan juga sebagai cawapres.
"Itu kita ikut ajaran dan moralitas kita aja yang menuntun menggunakan jabatan itu untuk apa," ujarnya.
Sebelumnya, dalam salah satu program televisi swasta, Jumat (29/12/2024), Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut Pemerintah berpeluang mengevaluasi peraturan soal cuti bagi menteri yang maju Pilpres usai Pemilu 2024.
Menurut Ma'ruf, ada baiknya menteri yang maju sebagai capres atau cawapres wajib mundur dari jabatannya di pemerintahan.
Sebagaimana diketahui, Pilpres 2024 diikuti oleh tiga pasangan capres-cawapres. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Berdasarkan hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-. nomor urut 3.

















