RSPPN Panglima Besar Soedirman yang berlokasi di Jalan RC Veteran Raya No 178, Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Foto: Dok Tim Media Prabowo Subianto
"Alhamdulillah operasi Bapak Prabowo @prabowo 1 minggu lalu berjalan dengan lancar. Tindakan medis untuk pemulihan cedera yang pernah dialami Pak Prabowo ketika bertugas di TNI ini, sukses dilakukan oleh tim dokter dan perawat di RSPPN Sudirman," tulis Jokowi dalam unggahan di akun Instagram @jokowi, Minggu (30/6/2024) malam.
Prabowo mengakui operasi tersebut berjalan lancar. Berkat suksesnya tindakan operasi besar itu, Presiden Terpilih itu meyakini kondisi tubuhnya akan semakin sehat dan siap menjalani tugas sebagai presiden pada periode 2024-2029. Menariknya, operasi ini dilakukan tim dokter Indonesia.
"Saya ucapkan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT beserta ucapan terima kasih kepada tim dokter yakni Brigjen TNI Purn dr. Robert Hutauruk, Kolonel dr. Sunaryo, dr. Siska Widayati, dibantu dengan dr. Thomas dan seluruh perawat serta para tenaga medis di RSPPN Sudirman atas keberhasilan tindakan operasi besar yang dilakukan kepada saya," sebut Prabowo di akun Instagramnya.
Nama Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman mungkin masih asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Wajar, rumah sakit ini memang masih baru. RSPPN Panglima Besar Soedirman baru resmikan Presiden Jokowi pada 19 Februari 2024 lalu, bersamaan dengan 25 rumah sakit milik TNI.
RSPPN Panglima Besar Soedirman berlokasi di Jalan RC Veteran Raya No 178, Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pembangunan rumah sakit ini diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) pada saat pandemi Covid-19.
Kemenhan berinisiatif membangun rumah sakit agar kebutuhan anggota TNI beserta keluarganya, maupun masyarakat umum terhadap kesehatan, dapat terpenuhi. Pembangunan rumah sakit ini sejalan dengan persyaratan sebagai rumah sakit rujukan yang terintegrasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Dengan integrasi BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan, rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi semua lapisan masyarakat. Rumah sakit ini sengaja diberi nama RSPPN Panglima Besar Soedirman sebagai wujud penghargaan dan penghormatan terhadap segala dedikasi dan jasa Panglima Besar Soedirman dalam sejarah perjuangan bangsa.
RSPPN Panglima Besar Sudirman saat ini menjadi Rumah Sakit Pendidikan dan Riset yang digunakan oleh mahasiswa S1 kedokteran Unhan. RSPPN Panglima Besar Soedirman memiliki sejumlah fasilitas antara lain ruang Radiologi, mencakup MRI, DSA, CT Scan, Cath Lab, serta radiologi konvensional canggih. Kemudian, ruang operasi dan ruang ICU.
Prabowo saat peresmian mengungungkapkan, RSPPN Panglima Besar Soedirman terdiri atas 28 lantai dengan tinggi mencapai 125 meter. Luas bangunan 62.000 meter persegi di atas tanah 2,2 hektare. RSPPN Panglima Besar Soedirman memiliki sejumlah fasilitas antara lain ruang Radiologi, mencakup MRI, DSA, CT Scan, Cath Lab, serta radiologi konvensional canggih.
Kemudian, ruang rawat inap 1.000 tempat tidur, 11 ruang operasi, 90 ruang tempat tidur untuk Intensive Care seperti ICU, ICCU, RICU, PICU, NICU, dan 55 tempat tidur instalasi gawat darurat (IGD). Fasilitas ini menjadikan RSPPN Panglima Besar Soedirman menjadi rumah sakit terbesar milik TNI.
RSPPN Panglima Besar Soedirman juga dilengkapi dengan pelayanan kesehatan untuk seluruh organ tubuh, baik otak, jantung, pembulu darah. Kemudian fasilitas berupa pelayanan DSA, MRI 3 Tesla, CT Scan, Cat Lab, Panoramic 360, USG 4 dimensi, serta pelayanan terpadu penyandang disabilitas berupa alat robotic dan laser penderita kelemahan kaki dan tangan.
RSPPN Panglima Besar Soedirman juga memberikan layanan kesehatan hemodialisa seperti kebutuhan cuci darah, terapi oksigen bertegangan tinggi bagi penderita gangguan pembuluh darah, regeneratif medicine, hingga pelayanan terpadu operasi kanker dan kemoterapi..
Pada saat peresmian, Jokowi mengapresiasi beragam fasilitas yang tersedia di RSPPN Panglima Besar Soedirman. Jokowi menyebutnya sebagai fasilitas super modern.
"Saya lihat di beberapa ruang dan peralatan yang ada betul-betul peralatan yang sangat super modern. MRI misalnya, saya melihat MRI itu adalah spek tertinggi, tesla 3 yang bisa melihat dari segala sudut yang kita inginkan. CT scan yang juga bisa melihat dari semua sudut yang kita inginkan. Ruang operasi juga modular yang terintegrasi dan sangat canggih," ujar Jokowi dikutip dari keterangan pers Kemenhan, dikutip Selasa (2/7/2024).
Meskipun sudah sudah sangat lengkap, Prabowo mengatakan Kemenhan masih akan terus mengupayakan pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan di rumah sakit ni guna melayani masyarakat dan menghadapi berbagai tantangan kesehatan ke depan.