Mikel Arteta meminta timnya segera bangkit dan menunjukkan karakter setelah Arsenal tersingkir dari perempat final Piala FA usai kalah 1-2 dari Southampton. Foto: Arsenal
JAKARTA, (ERAKINI) —Mikel Arteta meminta timnya segera bangkit dan menunjukkan karakter setelah Arsenal tersingkir dari perempat final Piala FA usai kalah 1-2 dari Southampton. The Gunners kini fokus total di Liga Champions dan Liga Inggris.
Kekalahan di St Mary’s Stadium Minggu (5/4/2026) dini hari memastikan langkah Arsenal terhenti di Piala FA. Gol Ross Stewart dan Shea Charles membawa Southampton melaju ke semifinal, sementara Viktor Gyokeres sempat menyamakan kedudukan bagi Arsenal.
Arteta mengakui sangat kecewa gagal kembali ke Wembley, namun menegaskan masih ada momen krusial yang harus dihadapi dalam dua bulan terakhir musim ini.
“Kami memiliki periode terpenting di dua kompetisi di depan, dan inilah saatnya menunjukkan siapa diri kami,” ujar Arteta, dikutip dari laman resmi klub.
Ia menilai Arsenal sebenarnya mampu mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi gagal memaksimalkannya. Di sisi lain, kelemahan dalam bertahan justru menjadi titik krusial kekalahan.
“Kami punya banyak momen dominasi dan peluang di sekitar kotak penalti, tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Sebaliknya, kami buruk dalam bertahan di area yang biasanya menjadi kekuatan kami, dan kami harus membayar mahal,” jelasnya.
Arteta juga menegaskan bahwa kekalahan ini bukan disebabkan oleh kurangnya kerja keras pemain. Ia bahkan membela penuh skuadnya yang dinilai telah berjuang maksimal sepanjang musim.
“Saya mencintai para pemain saya. Apa yang mereka lakukan selama sembilan bulan luar biasa. Jika ada yang harus bertanggung jawab, itu adalah saya,” tegasnya.
Terkait kesalahan individu yang terjadi di laga tersebut, Arteta menyebut hal itu sebagai bagian dari sepak bola, meski diakui sangat merugikan ketika mampu dimanfaatkan lawan. Selain itu, ia mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi Gabriel yang harus ditarik keluar karena mengalami masalah fisik dan akan segera dievaluasi.
Meski tersingkir dari Piala FA, Arteta menolak menjadikan padatnya jadwal atau perburuan banyak trofi sebagai alasan. Ia meminta timnya bercermin dan segera fokus menatap laga berikutnya, termasuk perempat final Liga Champions melawan Sporting CP. “Kami tidak mencari alasan. Kami harus menerima situasi ini dan melangkah ke depan dengan kejelasan,” ujarnya.
Bagi Arteta tersingkir dari satu kompetisi bukan berarti keuntungan, melainkan momen yang harus dimanfaatkan untuk bangkit lebih kuat. “Kami harus tetap percaya, menjaga semangat, energi, dan sikap di level tertinggi. Itu kunci untuk kembali menang,” kata Arteta.
Arteta menekankan pentingnya konsistensi dan kerendahan hati, bahkan saat tim sedang dalam tren positif. “Ketika Anda terus menang, Anda harus tetap menjaga keseimbangan agar tidak merasa lebih baik dari yang sebenarnya. Kami harus tetap stabil di semua kompetisi,” tukasnya.